Bupati Bantah Pemkab Kapuas Hulu Lambat Tangani Banjir

pena iklan

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus. Diaan/istimewa

Penakapuas.com - Sorotan Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu terhadap kinerja dari Pemkab Kapuas Hulu terutama kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu yang dianggap lambat dalam menangani musibah banjir yang terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu langsung ditanggapi Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan.

Saat ditemui usai rapat di DPRD Kapuas Hulu, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyampaikan, pihaknya bukan lambat dalam menangani banjir, namun pihaknya masih menunggu informasi dari desa maupun kecamatan pendataan dilapangan berapa banyak masyarakat yang terkena dampak dari banjir tersebut.

"Saya juga sudah dihubungi Gubernur Kalbar lewat WhatsAp, Gubernur meminta saya agar menetapkan Kapuas Hulu sebagai bencana darurat. Surat sudah dibuat dan akan kita ajukan, agar kita segera mendapatkan bantuan," jelasnya.

Bupati mengatakan, banjir yang terjadi ini bukan hanya terjadi di Kapuas Hulu saja, namun juga terjadi ke beberapa daerah. 

"Jadi musibah banjir ini terjadi karena alam. Pelabuhan pantai kijing saja di Mempawah itu saja hancur dihantam alam," paparnya. 

Sebelumnya Hairudin Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu mempertanyakan sejauh mana kesiapan dan aksi BPBD Kapuas Hulu dalam menangani banjir dilapangan.

"Kalau kita liat selalu terkesan lambat dan terkesan tidak siap dalam menangani banjir," katanya. 

Hairudin yang juga Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kapuas Hulu mengatakan, padahal dari BPBD Kapuas Hulu itu sudah tahu jika Bumi Uncak Kapuas setiap tahun menjadi langganan banjir dan tanah longsor.

"Mestinya dari sarana prasarana penanganan banjir sudah siap, seperti perahu karet dan lain - lain," ujarnya. 

Jika perlu kata Hairudin, sarana dan prasaran dalam penanganan banjir dan musibah lain di setiap kecamatan sudah siap di tempat. 

"Termasuk personil yang terlatih dalam menangani bencana banjir. Kemudian posko penanganan mesti cepat tanggap siap dilapangan. Sebagai pusat informasi dan penanganannya," jelasnya. 

Selain itu Hairudin juga memberikan memberikan apresiasi kepada TNI dan  Polri yang selalu siap dan cepat membantu masyarakat. Begitu juga dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Pramuka yang dilihatnya bagus dan cepat turun kelapangan.

"Kita berharap tingkat koordinasi dalam penanganan perlu benar - benar ditingkatkan.  Dan kita nantinya akan mengundang BPBD dan instansi terkait dalam Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD," jelasnya. 

Sambung Hairudin, selain itu dalam menghadapi musibah banjir seperti ini, Kbaupaten Kapuas Hulu perlu merekrut lebih banyak lagi relawan terlatih.

"Karena dalam penanganan banjir dan musibah lain itu perlu banyak relawan yang membantu sehingga masyarakat dapat ditangani lebih cepat," pungkasnya.**
Advertisement
pena iklan

Related

Kapuas Hulu 5843721828788347198

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item