Sepanjang 2020, Jasa Raharja Salurkan Rp310 Juta ke Ahli Waris Korban Lakalantas

pena iklan pena iklan

Pemberian santunan terakhir yang dilakukan Jasa Raharja Putussibau di Desa Lanjak Deras kepada ahli waris korban kecelakaan beberapa bulan yang lalu

Penakapuas.com - Sepanjang tahun 2020 PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Putussibau Perwakilan Sintang Kalimantan Barat sudah menyerahkan santunan sebesar Rp310 juta kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu.

Rachmad Fitrayuda Pelaksana PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Putussibau Perwakilan Sintang Kalimantan Barat mengatakan, pemberian santunan kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas pada tahun 2020 jumlahnya menurun ketimbang tahun 2019. 

"Pada 2019 ada 9 orang korban kecelakaan lalu lintas  dan tahun 2020 ada 8 orang yang mengalami kecelakaan lalu lintas dimana 5 korban meninggal dunia dan 3 orang mengalami luka - luka," katanya saat ditemui dikantornya, Kamis (14/1). 

Rachmad yang baru setahun bertugas di Kapuas Hulu ini menjelaskan, santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja sendiri kepada ahli warisnya korban kecelakaan itu berasal dari korban kecelakaan yang terjadi di Lintas Utara maupun Lintas Selatan.  

"Kebanyakan santunan yang kami berikan itu berasal dari korban kecelakaan di jalan Lintas Selatan. Mengingat di jalan tersebut arus lalu lintasnya cukup tinggi," ujarnya. 

Rachmad menjelaskan, berdasarkan PMK No 15/16.10.2017 yang dikeluarkan pada tanggal 23 Februari 2017 menyatakan bahwa, santunan yang bisa dibayarkan kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas ialah untuk korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta, cacat tetap maksimal Rp50 juta, perawatan maksimal Rp20 juta, biaya penguburan Rp4 juta, tambahan pengganti P3K Rp1 jita dan biaya pengganti ambulan Rp500 ribu. 

"Untuk pencairan santunan ini sendiri tidak sulit,  hanya diperlukan laporan kepolisian saja, satu hari pencairan santunan bisa diproses. Santunan diberikan lewat rekening ahli waris. Dan untuk kepengurusan santunan ini tidak pernah dipungut biaya," jelas Rachmad. 

Lanjut Rachmad, yang perlu diketahui oleh masyarakat ialah Jasa Raharja hanya memberikan jaminan santunan kepada korban kecelakaan yang sifatnya dua kendaraan atau lebih maupun kasus tarbrak lari. 

"Sementara kecelakaan tunggal tidak ditanggung Jasa Raharja," ujarnya.
Sambung Rachmad, pada prinsipnya Jasa Raharja ini memberikan perlindungan dasar untuk masyarakat. 

"Makanya kita tetap mengingatkan masyarakat agar terus berhati - hati dalam berkendara dan bayar pajak tepat waktu," pungkasnya. (taufiq)

Advertisement

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item