Kejari Kapuas Hulu Sudah Terima 88 SPDP Sepanjang 2020

pena iklan

Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu Edy Sumarman

Penakapuas.com - Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu sudah menerima 88 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) selama tahun 2020 di tengah masa Pandemi Covid-19 dan melakukan penuntutan sebanyak 83 perkara dan melakukan eksekusi sebanyak 60 perkara.

"Sampai dengan bulan Juli 2020 perkara pidana umum yang diproses oleh Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu pada umumnya didominasi dengan perkara perlindungan anak (persetubuhan dan pencabulan), narkotika, dan perkara pencurian," kata Edy Sumarman Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu Selasa (5/1)

Selain itu kata Edy, tahun 2020 Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu juga telah melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap berdasarkan putusan pengadilan.

"Adapun barang yang dimusnahkan tersebut bersumber dari 19 (Sembilan belas) perkara tindak pidana umum, dengan jumlah barang bukti sebanyak 89 (delapan puluh Sembilan) barang," ujarnya. 

Barang - barang tersebut diantaranya 480 botol minuman keras/alkohol jenis benson, narkotika jenis shabu dengan berat 2,41 gram, 1 bilah parang dengan panjang 41,5 cm, 1 bilah pisau dengan Panjang 23,5 cm, dan 1 bilah parang dengan Panjang 54 cm.

Sedangkan di bidang tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu telah malakukan 2 penyelidikan, 1 penyidikan, dan 3 penuntutan perkara tindak pidana korupsi. Berkaitan dengan penuntutan terhadap 3 (tiga) perkara tindak pidana korupsi tersebut. Ketiga perkara tindak pidana korupsi tersebut disidangkan pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pontianak, dengan rincian sebagai berikut, Perkara tindak pidana korupsi penyertaan modal BUMD (PD Ucak Kapuas) Pemda Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2015 yang melibatkan sdr. Supardi (Direktur Utama BUMD Uncak Kapuas). 

"Dalam perkara tersebut Penuntut Umum Kejari Kapuas Hulu berhasil membuktikan bahwa saudara Supardi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, dimana Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pontianak menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan, dan denda sejumlah Rp. 50.000.000,00 subsidair 1 bulan kurungan, serta pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sejumlah Rp. 367.120.424,00 subsidair pidana penjara selama 1 tahun," papar Kajari.

Selanjutnya, perkara tindak pidana korupsi pengadaan tanah pembangunan perumahan dinas Pemda Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2006 yang melibatkan Abang Tambul Husin (Mantan Bupati Kabupaten Kapuas Hulu). Dalam perkara tersebut Penuntut Umum Kejari Kapuas Hulu berhasil membuktikan bahwa Abang Tambul Husin terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, dimana Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pontianak menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dan denda sejumlah Rp. 50.000.000,00 subsidair 1 bulan kurungan.

"Perkara tindak pidana korupsi pengadaan tanah pembangunan perumahan dinas Pemda Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2006 yang melibatkan Mustaan (Mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Hulu). Dalam perkara tersebut Penuntut Umum Kejari Kapuas Hulu berhasil membuktikan bahwa sdr. Mustaan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, dimana Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pontianak menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dan denda sebesar Rp. 50.000.000,00 subsidair 1 bulan kurungan," jelasnya.

Ditambahkan Edy, setelah ketiga putusan perkara tersebut memperoleh kekuatan hukum tetap, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu langsung melaksanakan eksekusi berupa pidana badan terhadap ketiga terpidana korupsi tersebut ke dalam Rumah Tahanan Negara Pontianak. 
"Selain itu ketiga terpidana tersebut juga telah menyerahkan pidana uang pengganti dan/atau denda kepada Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu, dan uang tersebut telah disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)," ungkapnya.

Lebih lanjut Edy menambahkan, selain melakukan penegakan hukum, sepanjang tahun 2020 Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu juga memberikan pendampingan hukum kepada institusi pemerintahan di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, dimana pendampingan tersebut bertujuan agar penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan secara efektif, efisien, sesuai ketentuan hukum, dan tepat sasaran. Pada tahun 2020.

"Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu telah menandatangani 2 (dua) buah MoU dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu pada tanggal 30 Januari 2020 dan dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) pada tanggal 26 November 2020," kata dia.

Sealnjutnya sebagaimana diketahui bersama kata Edy, bahwa tahun 2020 Indonesia dilanda pandemi covid-19. Sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan covid-19 di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, pada tahun 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu melakukan kebijakan refocusing dan realokasi anggaran. 
"Untuk memastikan bahwa dana hasil refocusing dan realokasi anggaran tersebut digunakan dengan efektif, efisien, tidak merugikan keuangan negara, serta tepat sasaran dan tepat guna, maka Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu telah melakukan pendampingan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu dalam melaksankan kebijakan refocusing dan realokasi anggaran guna mencegah dan menanggulangi covid-19," katanya.

Sedangkan bidang penyuluhan dan penerangan hukum, Edy menegaskan pihaknya tidak hanya terus bergerak aktif melakukan upaya penegakan hukum terhadap para pelaku tindak pidana, Kejari Kapuas Hulu juga terus melakukan upaya pencegahan dan memberikan pendidikan hukum bagi masyarakat untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana melalui kegiatan.

"Sepanjang tahun 2020 Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu telah melaksanakan 2 (dua) kegiatan penyuluhan hukum yakni kepada Pemda Kapuas Hulu dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa dalam masa pandemi Covid-19. Yang kedua, kegiatan penyuluhan hukum kepada para siswa SMP di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekalah degan tema “Peran Siswa Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Narkotika Penerangan Hukum," sebutnya.

Disamping itu, sepanjang tahun 2020 Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu telah melaksanakan 3 (tiga) kegiatan penerangan hukum melalui kegiatan Jaksa Menyapa. Pelaksanaan kegiatan Jaksa Menyapa dilaksankaan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Kapuas Hulu. 

"Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pendidikan hukum kepada masyarakat Kapuas Hulu, serta meningkatkan eksistensi, dan mendekatkan Kejaksaan dengan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan dengan metode podcast dan kegiatan tersebut ditayangkan melalui media spotify, youtube, serta website resmi Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Kapuas Hulu," terang Edy.

Sedangkan kegiatan sosial, Kejari Kapuas Hulu telah melaksanakan beberapa kegiatan beserta jajarannya dan IAD Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu dengan melakukan pembagian sembako kepada masyarakan kurang mampu di Dermaga Angkut di Alun-Alaun Kapuas Putussibau dan Panti Asuhan Baitul Maq’dis.

"Selain itu kita juga telah melaksanakan program Kejaksaan Republik Indonesia Peduli Covid – 19, dimana kegiatan tersebut dilaksanakan dengan cara memberikan sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu tepatnya di wilayah Kampung Prajurit dan Kampung Dogom," jelasnya. 

Kemudian Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu bersama dengan IAD Kapuas Hulu, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu telah melaksanakan kegiatan sosialisasi pola hidup sehat yang bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid – 19.

"Berikutnya kegiatan sosial kita dengan mengunjungi lokasi kebakaran Rumah Betang yang berada di Desa Nanga Nyabau Kecamatan Putussibau Utara dan mengunjungi kebakaran Rumah Betang yang berada di Desa Sayut Kecamatan Putussibau Selatan, dan memberikan bantuan," jelasnya.

Kejari Kapuas Hulu juga menyerahkan bantuan APD kepada Petugas Medis guna menanggulangi dan meminimalisir penyebaran covid-19, dalam rangka Bhakti Sosial Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat. (taufiq)
Advertisement
pena iklan

Related

Kapuas Hulu 4317519602834596139

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item