Kampanye di Semangut, Pasangan H. Baiduri - Rufina Langgar PKPU Nomor 13

pena iklan pena iklan

Ketua Bawaslu Kapuas Hulu Musta'an menunjukan surat peringatan tertulis terkait dengan kerumunan warga saat kampanye Pasangan H. Baiduri - Rufina Sedang   di Desa Semangut Bunut Hulu, Minggu (6/12)

Penakapuas.com - Kampanye terakhir Pasangan Calon Bupati - Wakil Bupati Kapuas Hulu Nomor 2 di Desa Semangut Kecamatan Bunut Hulu, Sabtu (5/12) kemarin mendapatkan sorotan masyarakat karena dianggap melanggar ketentuan terutama PKPU nomor 13 Tahun 2020 tentang menjalankan tahap Pilkada dengan menerapkan protokol kesehatan Covid -19, maka petugas kepolisian dan Bawaslu langsung membubarkan kerumunan massa yang menghadiri kampanye.

Mustaan Ketua Bawaslu Kapuas Hulu membenarkan bahwa sempat terjadi kerumunan massa pada kampanye yang dilakukan oleh pasangan H. Baiduri - Rufina Sedang. 

"Namun langsung diuraikan oleh Panwas bersama kepolisian, TNI dan Timses agar massa tidak berkerumunan," katanya, Minggu (6/12).  

Setelah itu kata Mustaan, masyarakat bisa teruraikan kemudian berlangsunglah kegiatan kampanye didalam rumah sesuai Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) itu pertemuan terbatas hanya saja sound sistemnya dipasang diluar agar massa tetap bisa mendengar.
 
"Namun setelah itu salah satu dari paslon melakukan orasi di teras, oleh Panwascam pun diberikanlah surat peringatan tertulis kepada paslon yang diterima oleh tim Paslon. Kemudian sebelum masa jatuh tempo 1 jam surat peringatan tertulis tersebut, kegiatan pun sudah bubar," jelasnya. 

 Mustaan menegaskan, untuk membubarkan kerumunan massa bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu saja, tapi juga menjadi tanggungjawab bersama yakni Satgas, Polisi, TNI. 

"Bukan hanya menjadi tanggung jawab kami, semua stakholder sama - sama bertanggung jawab dalam penanganan Covid - 19 ini. Upaya pencegahan, penindakan juga sama - sama ada, begitu juga KPU, karena ini diatur dalam PKPU nomor 14 tahun 2020," tegasnya. 

Sementara itu Ketua Tim Kampanye Pasangan H. Baiduri-Rufina, Kuswandi menjelaskan bahwa kegiatan kampanye di Semangut, Bunut Hulu sudah dilaporkan ke Polsek setempat. Ia pun menuturkan warga yang berkerumun diluar dari warga yang diundang dalam kampanye.

"Kami sudah koordinasi dengan Polsek, kami laksanakan itu di rumah dan hanya dihadiri 30an masa," tuturnya. 

Simpatisan yang berkerumun, kata Kuswandi, mereka datang sendiri, tidak ada mobilisasi massa. "Itu spontanitas, mereka datang dari kecamatan. Namun kami tetap ikut aturan yang disampaikan oleh Bawaslu, kami apresiasi Bawaslu," pungkasnya. (taufiq)

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 5739622351618053341

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item