Kadis PU Kapuas Hulu Ingatkan Perusahaan Sawit Perbaiki Jalan Jangan Main Timbus

pena iklan pena iklan

Hj. Ana Mariana 

Penakapuas.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Kapuas Hulu Hj. Ana Mariana menyatakan bahwa perusahaan perkebunan sawit yang beroperasional di Kabupaten Kapuas Hulu harus memberikan kontribusi dan proaktif dalam melakukan pemeliharaan dan penanganan jalan kabupaten yang mereka lalui selama ini.
 
"Dalam perbaikan jalan itu perusahaan sawit itu harus sesuai spek bina marga, mereka jangan main timbus jak," katanya saat ditemui diruangannya, Senin (10/11). 

Sejauh ini kata Ana, jalan - jalan yang dilalui oleh pihak perusahaan baik itu jalan kabupaten maupun jalan desa sering dikeluhkan oleh masyarakat, pasalnya jalan yang mereka lalui membuat jalan makin rusak sementara perbaikan jalan dari mereka sangat jauh dari maksimal. 

"Perusahaan sawit itu jauh sekali melakukan pemeliharaan jalan, jalan berlubang saja mereka masih melaluinya. Terpenting bagi mereka bagaimana bisa melalui jalan dan jembatan tersebut," ujarnya.

Lanjut Ana, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menjadi kurang maksimal jika harus membangun jalan yang ada perusahaan sawitnya. Soalnya akan sia - sia pembangunan jalan dilakukan jika perusahaan  sawit masih melalui jalan kabupaten dengan muatan yang melebihi batas. Sementara kemampuan jalan itu hanya 8 ton. 

Maka untuk itu, dirinya memastikan siap menindaklanjuti hasil rapat yang sudah  dilaksanakan antara Bupati, Camat, DPRD, OPD terkait bersama pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit, terkait kolaborasi penanganan jalan kabupaten di wilayah perkebunan.

"Untuk kolaborasi penanganan oleh pihak perusahan itu jalan kabupaten dan jalan desa. Untuk tahap berikutnya kita akan melaksanakan survei lapangan bersama, setelah itu baru tahap penandatanganan MoU perjanjian kerjasama," ungkap Hj. Ana Mariana.

Untuk itu Kadis PUBMSDA ini menekankan, setelah ditandatanganinya MoU, agar pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit komitmen dalam penanganan ruas jalan kabupaten yang juga dilalui pihak perusahaan.

"Kami menginginkan kolaborasi penanganan jalan-jalan yang dilalui perusahaan itu nanti sesuai dengan spesifikasi Bina Marga, artinya sesuai standar yang dibangun pemerintah," tegas Ana.

Dikatakan Ana, saat ini masyarakat terutama yang berada di wilayah perusahaan perkebunan kelapa sawit juga bisa merasakan sendiri bagaimana kondisi ruas jalan yang dilalui.

"Kita bangun jalan kekuatan beban tonase hanya 8 ton, karena kemampuan keuangan kita tidak bisa full anggaran untuk itu. Maka perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kapuas Hulu, paling tidak harus ada kontribusi, karena mereka juga lewat disitu, untuk kebutuhan mereka itu juga," ucap Ana.

Lebih lanjut Ana mengatakan, kolaborasi penanganan jalan tersebut dilakukan antar perusahaan pengguna jalan kabupaten, hal itu juga sudah diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalbar terhadap jalan status Provinsi yang ada di kabupaten.

"Kita sudah mendata ruas jalan yang ada, tahap kedua kita akan melaksanakan survei bersama. Memang untuk ruas jalan tidak juga seluruhnya di lalui, misal ada yang 10 kilometer, ada 3 kilometer.  Setelah itu baru dilakukan MoU dan perjanjian kerjasama, kita akan sinkronkan dengan perusahaan," pungkasnya. (taufiq)
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 2124530903177827730

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item