Habiskan Rp4,9 M, Proyek Ubi Kayu di Selimbau Masih Proses Pembukaan Lahan

pena iklan

Alat berat masih terlihat melakukan pembukaan lahan untuk proyek pengembangan ubi kayu di Sekubah Kecamatan Selimbau belum lama ini

Penakapuas.com - Mendekati akhir tahun proyek penanaman ubi kayu yang dilakukan oleh Pemkab Kapuas Hulu di Desa Benuis dan Sekubah Kecamatan Selimbau masih dalam proses pembukaan lahan. Pembukaan lahan dari 180 Ha tersebut baru terbuka diatas 50 Ha. 

Proyek ubi kayu yang menghabiskan dana Rp4,9 milyar tersebut dikerjakan oleh CV Inter Quantum.  Diperkirakan dalam waktu dekat akan memasuki proses penanaman bibit. Dana 4,9 M tersebut bukan hanya digunakan untuk pembukaan lahan, namun digunakan juga untuk pembelian bibit ubi kayu, pupuk dan pembukaan kawasan jalan. 

"Beberapa hari lagi bibit ubi kayu sudah masuk kesini dengan jumlah hampir 2 juta bibit. Dan akan kita langsung tanam dilahan yang sudah dibuka," kata Sudirman Kabid Tanaman Pangan dan Horti Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu, Jumat (27/11).

Pihak Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kapuas Hulu saat mengecek pembukaan lahan untuk pemgembangan ubi kayu di Sekubah Kecamatan Selimbau belum lama ini 

Sudirman mengungkapkan, pihaknya optimis proyek ini bakal selesai tepat waktu. Maka untuk mempercepat proyek ini, pihaknya pun sudah memanggil pelaksana bagaimana pekerjaan ini tuntas secepatnya. 

"Kita sudah panggil pelaksananya agar pekerjaan ini dipercepat dengan penambahan armada berupa eksa dan joner. Sepertinya pelaksana sudah siap untuk menjalankannya," ucapnya. 

Lanjut Sudirman, proyek ini baru dimulai tanggal 3 November lalu dengan pembukaan lahan dan akan dilanjutkan dengan penanaman bibit. Berdasarkan perjanjian kontrak kerja, pekerjaan tersebut sudah selesai pada 23 Desember 2020. 

"Jika sudah selesai proyek ubi kayu ini akan diserahkan kepada kelompok pertanian di dua desa tersebut untuk dikelola selanjutnya," ujarnya. 

Sudirman pun berharap dengan terbukanya lahan tersebut tentu adanya peluang kerja bagi masyarakat setempat dimasa pandemi Covid - 19 ini. "Selain itu jika ubi kayu ini sudah produksi bisa meningkatkan sejahteraan ekonomi masyarakat," harapnya.  

Hal serupa diungkapkan Abdurrasyid Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu sangat mengharapkan dengan terbukanya lahan di Desa Benuis dan Sekubah di Kecamatan Suhaid yang dijadikan sebagai pengembagan ubi kayu paling tidak bisa menambah mata pencaharian, menyerap tenaga kerja masyarakat setempat.

"Terutama menyerap tenaga kerja bagi masyarakat Desa Benuis dan Sekubah," pungkasnya. (taufiq)
Advertisement
pena iklan

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item