Sidang Pemalsuan Setifikat Tanah Ditunda, Pengadilan Merasa Terintimidasi

pena iklan pena iklan

Hakim Pengadilan Negeri Putussibau Veronica Sekar Widuri

Penakapuas.com - Pasca datangnya sejumlah warga Desa Sibau Hilir ke Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu dan Pengadilan Negeri Putussibau, persidangan kasus pemalsuan sertifikat tanah ditunda. Hal ini sampaikan Ketua Majelis Hakim PN Putussibau Veronica Sekar Widuri.

"Penundaan ini agenda sidang tuntutan, karena mereka tadi ke Kejaksaan dulu. Kajari kemudian mengambi langkah untuk Konsul ke Kejati dulu, jadi ditunda," terangnya, Kamis (1/10).

Veronica mengatakan pihak PN Putussibau merasa terintimidasi, sebab warga yang datang membawa senjata tajam. 

"Mereka datang setiap sidang. Jujur kami terasa terintimidasi, karena ada yang membawa parang," ujarnya.

Lanjut Sekar, mereka minta bebas tanpa syarat. Namun sidang tidak bisa dihentikan begitu saja, harus berjalan sampai selesai. 

"Proses sidang pada umumnya ada lima tahap, yaitu tuntutan, pledoi Penasehat Hukum, tanggapan pledoi, replik Jaksa, duplik dari Penasehat Hukum,  baru putusan hakim," jelasnya.
 
Terkait sidang tuntutan hukum, kata Sekar sudah diagendakan pada Rabu 7 oktober 2020. 

"Saat ini terdakwa masih penangguhan tahanan, itu dari 10 September - 27 Oktober 2020," pungkasnya.(taufiq)
Advertisement

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item