Dinas Koperasi Beri Pelatihan Pengkoperasian ke 23 Koperasi di Kapuas Hulu

pena iklan pena iklan

Bupati Kapuas Hulu AM Nasir saat menghadiri dan membuka langsung kegiatan pelatihan pengkoperasian yang dilaksanakan DKUP Kapuas Hulu, Selasa (6/10)
 
Penakapuas.com  - Guna meningkatkan kemampuan para pengurus dan pengawas koperasi di Kabupaten Kapuas Hulu. Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUP) Kapuas Hulu memberikan pelatihan pengkoperasian kepada 23 koperasi yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kapuas Hulu AM Nasir. 

Pelatihan pengkoperasian yang dilaksanakan dari tanggal 6-8 Oktober tersebut dilaksanakan di Losmen Merpati Indah Putussibau, Selasa (6/10). Narasumber pelatihan pun berasal dari Widyaiswara dari UPT Balai Pelatihan Perkoperasi dan UKM Provinsi Kalbar sebanyak dua orang.

Abang Chaerul Saleh Kepala Dinas Koperasi UKM  dan Perdagangan Kapuas Hulu mengatakan, pelatihan pengkoperasian bagi pengurus dan pengawas koperasi ini merupakan angkatan pertama yang hanya melibatkan 46 orang saja.

Pengawas dan pengurus koperasi di Kapuas Hulu yang siap untuk mengikuti kegiatan pelatihan pengkoperasian dari DKUP Kapuas Hulu, Selasa (6/10)

"Yang akan datang masih ada dua angkatan yang akan dilaksanakan dengan target jumlah peserta sebanyak 138 peserta se-Kabupaten Kapuas Hulu," katanya dalam sambutan. 

Pria yang akrab disapa Chaerul ini mengungkapkan, bahwa selama kegiatan berlangsung seluruh pihak yang terlibat wajib mentaati standar protokol Covid - 19.

"Semoga semua peserta peserta bisa mengikuti kegiatan ini sampai selesai," harapnya. 

Sementara itu Bupati Kapuas Hulu AM Nasir menyampaikan terima kasih kepada Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini karena kegiatan ini sangat strategis untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus dan pengawas koperasi. 

"Saya menghimbau agar pengurus dan pengawas mengaktifkan pelaksanaan RAT setiap tahunnya," tutur Bupati. 

Selain itu Bupati juga menyampaikan bahwa koperasi harus menyentuh Produk Unggulan Daerah untuk dijadikan bidang usaha koperasi, seperti madu hutan, kerupuk basah, anyaman. 

"Bahkan kratom yang sekarang ini menjadi primadona masyarakat Kapuas Hulu harus menjadi produl unggulan daerah," pungkasnya. (taufiq)

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 2435750139658542699

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item