Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Erlinawati Beri Dukungan UMKM Pontianak

pena iklan pena iklan

Erlinawati Anggota MPR/DPD RI saat sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada pelaku UMKM Pontianak, Jumat (18/9)

Penakapuas.com - Dunia khususnya Indonesia sedang diuji dengan pandemi COVID - 19. Hampir sebagian negara mengalami resesi. 
Dalam Sosialisasi 4 Pilar di depan para pelaku UMKM Kota Pontianak yang dilaksanakan Jumat (18/9), Erlinawati Nasir Anggota MPR/DPD RI menekankan harus bisa membantu pemerintah memperbaiki ekonomi yang terpuruk karena pandemi COVID - 19. 

"Pelaku UMKM agar tetap bersemangat untuk membuat dan memasarkan produk ditengah masa pandemi ini. UMKM saat ini tidak lagi dipandang sebagai alternatif, melainkan sebagai tulang punggung atau pondasi ekonomi Negara," kata Perempuan yang akrab disapa Cuna ini.  

Istri Bupati Kapuas Hulu AM Nasir ini mengatakan, kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini bekerjasama dengan para pelaku UMKM Kota Pontianak.

"Kehadiran UMKM sangat penting terlebih di tengah kondisi pandemi ini berlangsung karena posisinya sebagai fondasi ekonomi nasional sekaligus sebagai fondasi ekonomi keluarga," ucap Cuna. 

Lanjut Cuna, saat ini berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM di Indonesia sekitar 60 juta. Jika satu UMKM bisa mempekerjakan rata - rata tiga orang, maka UMKM bisa menghidupi 180 juta penduduk. 

"Jadi kontribusi Bapak/Ibu dalam memajukan ekonomi dan keluarga sangat besar," tuturnya. 

Dengan Memperkuat UMKM ini kata Cuna, maka UMKM itu turut memperkuat bangsa ini, sebagaimana nilai-nilai dasar dalam UMKM sejalan dengan Nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal seperti, gotong royong, kejujuran, dan cinta tanah air serta kepedulian antar sesama masyarakat. 

Erlinawati Anggota MPR/DPD RI saat sosialisasi 4 pilar kebangsaan sekaligus memberikan semangat kepada pelaku UMKM Pontianak dalam masa Pandemi Covid - 19, Jumat (18/9)

“Jika UMKM kuat maka Negara ini pun semakin kuat, karena UMKM didasari oleh nilai-nilai gotong royong, cinta tanah air serta kepedulian antar sesama masyrakat," ujar Ketua Tiara Kusuma Kalbar ini.

Selain itu kata Perempuan yang pernah menjadi anggota DPRD Kapuas Hulu ini mengatakan, masyarakat yang terlibat dalam UMKM sekaligus dapat mengamalkan Pancasila yaitu Sila Ketiga “Persatuan Indonesia” dengan mengutamakan produk dalam negeri serta Sila Kelima “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” karena menciptakan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat.

"Untuk itu UMKM harus mampu bertahan di tengah pandemi COVID -19 yang tidak kita ketahui kapan berakhirnya, untuk itu UMKM perlu menguasai strategi untuk bertahan menghadapi hal itu. Ada beberapa strategi yang bisa UMKM lakukan untuk bertahan di tengah pandemi," tegas senator asal Kalbar ini. 

Sambung Erinawati, strategi yang perlu diterapkan oleh pelaku UMKM agar bertahan dalam Pandemi COVID - 19 ialah pertama, selalu fokus pada kebutuhan konsumen, kedua terus berinovasi dan berkreasi, ketiga memanfaatkan teknologi pemasaran dengan perangkat media digital yang ada saat ini, serta berhimpun dalam organisasi UMKM dengan saling berkolaborasi dan bekerjasama antar sesama pelaku UMKM sebagai sarana mengembangkan jejaring usaha. 

Erlinawati Anggota MPR/DPD RI saat menghadiri kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Pontianak, Jumat (18/9)

“Pertama kita harus lebih fokus pada kebutuhan konsumen kita. Kedua, terus berinovasi dan berkreasi, Ketiga terus mengembangkan penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan daya tahan ketika krisis melanda seperti saat ini. Keempat, kita tidak boleh cepat berpuas diri karena persaingan akan semakin keras. Kelima, harus merpersiapkan generasi berikutnya untuk menjadi pemimpin UMKM yang lebih tangguh, serta bekerjasama dan berkolaborasi antar sesama pelaku UMKM sebagai sarana mengembangkan usaha kita," jelas perempuan 4 ini. 

Untuk itu Erlinawati mengingatkan kepada pelaku UMKM agar mereka dapat memanfaatkan media sosial dengan benar dan tidak menjadi konsumen dan produsen informasi HOAX, apalagi ujaran kebencian dan perilaku perilaku dan ujaran yang mengarahkan kepada budaya intoleransi, sebab itu semua hanya memecahkan persatuan dan kesatuan kita sebagai anak bangsa. 

Oleh sebab itu wawasan kebangsaan ini perlu kami sampaikan tentang bagaimana penerapan Pancasila, Undang-undang dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tungal Ika sebagai pedoman kita dalam berbangsa dan bernegara, bermasyarakat, berwirausaha, dan lain sebagainya.
 
“ Bapak dan Ibu pelaku UMKM yang hadir pada hari ini saya berharap kita semua terus bersama-sama tetap bersemangat dan saling memotivasi diri untuk teruk bergerak di tengah pandemi covid19 ini, kita harus tetap berusaha secara maksimal demi kelangsungan perekonomian Negara ini khususnya untuk orang-orang sekeliling kita, seraya tetap berdoa agar kondisi ini segera berakhir," pungkas Erlinawati. (taufiq)

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 4945495098510918832

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item