Rumah Sakit Dibangun Megah, Pelayanan dan Fasilitas Harus Ditingkatkan

pena iklan pena iklan

Menghabiskan Rp 76 milyar pembangunan RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau masih berlangsung. Diharapkan pembangunan rumah sakit ini dapat diimbangi dengan pelayanan, SDM dan fasilitas

Penakapuas.com - Proses pembangunan RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau saat ini masih berlangsung. Bangunan empat lantai tersebut akan menghabiskan anggaran sebesar Rp76 milyar. 

Proyek pembangunan RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau tersebut menggunakan DAK dan DAU. Ada dua bangunan yang dibangun oleh Pemerintah  yakni pembangunan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan pembangunan gedung rawat inap RSUD Achmad Diponegoro Putussibau.

Adanya pembangunan rumah sakit ini harapan masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu sangat tinggi terhadap pelayanan dan fasilitas rumah sakit di perbatasan ini. 

"Jangan sampai rumah sakit sudah megah dan indah tidak diimbangi dengan fasilitas dan SDM nya," kata Dominus warga Putussibau, Rabu (23/9).

Menurut Dominus sebagai warga perbatasan dirinya bangga memiliki rumah sakit yang megah dan besar, mengingat Kabupaten Kapuas Hulu berbatasan dengan negara tetangga Malaysia. 

"Kita jangan mau kalah dengan negara tetangga Malaysia. Paling tidak dengan adanya rumah sakit yang baru ini membuat masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu ada rasa memiliki," ujarnya. 

Sementara itu Hairudin Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu sangat mendukung dengan pembangunan RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau soalnya rumah sakit yang lama sudah selayaknya untuk dilakukan renovasi. 

"Dengan pembangunan rumah sakit yang baru ini kita harapkan pelayanan dan fasilitasnya dapat seimbang dengan megahnya rumah sakit yang dibangun," ucapnya. 

Politisi PAN ini mengaharapkan, jangan sampai dengan dibangunnya rumah sakit secara megah, namun tidak diimbangi dengan pelayanan, SDM dan fasilitas kesehatannya. 

"Karena masalah kesehatan ini sangat fundamental bagi masyarakat," ucap Hairudin. 

Lanjut Hairudin, sudah semestinya RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau ini dibangun baru, mengingat rumah sakit ini berada diwilayah perbatasan Malaysia-Indonesia. Soalnya wilayah Kapuas Hulu ini merupakan garda terdepan perbatasan.

"Kami ingin rumah sakit yang dibangun itu lebih modern lagi, sehingga ada rasa kebanggaan dari masyarakat Kapuas Hulu sendiri," ucapnya.

Sambung Hairudin, yang berobat di RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau ini bukan hanya masyarakat setempat, terkadang ada juga dari warga Malaysia datang kerumah sakit ini, namun dengan kondisi bangunan rumah sakit seperti ini, terkadang ada rasa malu juga dengan warga Malaysia tersebut. 

"Seharusnya bangunan rumah sakit kita diperbatasan ini lebih modern dan megah sehingga bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kapuas Hulu," pungkasnya. (taufiq)

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 4409623734535969446

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item