BPBD Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Boyan Tanjung

pena iklan pena iklan

Peninjauan lokasi banjir dan longsor di Desa Sri Wangi Kecamatan Boyan Tanjung oleh BPBD Kapuas Hulu, Rabu (23/9)

Penakapuas.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu telah menginventarisir kejadian longsor dan banjir yang melanda Desa Sriwangi Kecamatan Boyan Tanjung pada 22 September lalu.

Kepala BPBD Kabupaten Kapuas Hulu Gunawan menyampaikan, banjir dan longsor menyebabkan ratusan Kepala Keluarga sempat mengungsi, yakni warga Dusun Tanjung Layan sebanyak 51 KK dan Dusun Gurung Ladat 74 KK mengungsi.

"Warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi yakni bukit kompas. Dari hasil tinjauan kita ke lapangan, Alhamdulillah aman kondisi longsornya masih jauh dari pemukiman warga," kata Gunawan.

Lebih lanjut Gunawan menambahkan, kronologis kejadian pada 22 September 2020 terjadi jam 23.00 WIB terjadi hujan lebat dan mengakibatkan terjadinya longsor di sertai banjir bandang mengakibatkan beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan.

"Diantaranya bendungan sawah satu buah dan dua unit sarana air bersih mengalami kerusakan parah dan beberapa fasilitas lainnya seperti jembatan luas lokasi Bukit Mantuh yang longsor sekitar 115 meter persegi," kata dia.

Untuk itu kata Gunawan pihaknya menghimbau masyarakat, supaya tetap waspada dan jangan panik jika ada hal serupa.

"BPBD siap membantu masyarakat dalam evakuasi. Untuk kerugian belum dapat di taksir," pungkas Gunawan. (taufiq)
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 5439057156842826748

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item