Banjir, Dewan Sorot Respon Lamban BPBD

pena iklan


Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu beberapa hari ini membuat aktivitas sempat lumpuh 

Penakapuas.com - Sejumlah daerah di Kabupaten Kapuas Hulu dilanda bencana banjir. Banjir yang mencapai 1 - 2 meter tersebut membuat akses jalan maupun fasilitas umum banyak yang rusak.  

Namun sayangnya disaat beberapa daerah dilanda banjir, kinerja dari Pemerintah Daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu disorot karena dianggap lamban dalam penanganan banjir tersebut.  

Hal ini disampaikan Hairudin Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu, menurutnya selama banjir melanda beberapa hari ini khususnya di Kota Putussibau dan sekitarnya, BPBD Kapuas Hulu tidak ada membuat posko banjir. Paling tidak untuk memaksimalkan pelayanan dibuat Posko di beberapa titik. Untuk pengaduan masyarakat terdampak banjir.

Baniir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu mencapai ketinggian 1 -2 meter membuat aktivitas masyarakat lumpuh  

"Bukan itu saja, untuk pengungsian, evakuasi, pelayanan kesehatan, dapur umum. Termasuk bantuan sosial ke beberapa titik yang parah dilanda banjir respon dari BPBD lamban," katanya saat dihubungi, Kamis (17/9). 

Untuk itu Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini pun mempertanyakan sejauhmana sebenarnya kesiapan BPBD Kapuas Hulu  dalam menangani bencana alam salah satunya banjir. 

"Sebagai perwakilan masyarakat tentunya sangat berharap kepada BPBD dapat maksimal dan optimal dalam melayani masyarakat," ucapnya. 

Hairudin yang sudah menjadi anggota DPRD Kapuas Hulu dua periode tersebut juga mendapatkan laporan masyarakat terkait pelayanan rumah sakit. 

"Dirumah sakit ini sudah dua malam mati lampu. Padahal ruangan IGD, ICU, NICU sangat vital pelayanan bagi masyarakat. Tentunya ruangan ini wajib tidak boleh mati lampu. Tentunya rumah sakit. perlu dievaluasi pelayanananya," tegasnya. 

Lanjut Hairudin, saat ini memang banjir sudah mulai surut. Namun dalam mengadapi pasca banjir, dirinya mengharapkan dinas terkait baik itu BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Kebersihan dan lainnya agar dapat lebih tanggap dalam melakukan pelayanan masyarakat pasca banjir. 

"Pelayanan pasca banjir ini tentunya masih banyak mulai dari, bantuan sembako, penanganan penyakit yang timbul, penanganan terhadap sampah - sampah dan lainnya," pungkas Hairudin. (taufiq)

Advertisement

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item