Hamid : Kratom Ditetapkan Sebagai Tanaman Obat, Energi Baru Bertambah

pena iklan

Abdul Hamid Pengusaha Kratom Kapuas Hulu 

Penakapuas.com  - Dikeluarkannya Keputusan Menteri Pertanian No.104 Tahun 2020, tanggal 3 Februari 2020 tentang penetapan kratom sebagai komoditas tanaman obat atau herbal disambut baik salah satu pengusaha Kratom di Kapuas Hulu yakni Abdul Hamid. 

"Ini merupakan tambahan energi baru bagi Pemerintah Provinsi, Pemerintah daerah, Universitas Tanjungpura, Perkrindo dan Assosiasi lainnya untuk terus berjuang agar Kratom secara penuh menjadi legal dalam hal tata niaga dan penggunaanya," katanya saat dihubungi via Whatsapp, Kamis (28/8).

Menurut Hamid langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah dan provinsi adalah bagaimana bisa berkolaborasi bersama untuk mendata Kratom secara lengkap dan juga menganggarkan dana - dana riset dengan bekerjasama dengan badan riset pemerintah dan juga universitas-universitas yang memiliki kompeten dalam hal riset farmasi/herbal.

"Pemerintah Provinsi dan pemerintah daerah mudah-mudahan bisa segera menyurati BNN agar menunda keputusan atau wacana sepihak tentang  larangan atau penutupan Kratom secara penuh di tahun 2024, dengan alasan bahwa saat ini pemerintah prov dan pemerintah daerah secara penuh dan fokus akan melakukan kegiataan pendataan dan riset Kratom sebagai tanaman obat. Perlu 5-15 tahun bahkan lebih  untuk riset, uji klinis dan pengembangan banyak obat dari bahan baku Kratom," jelas Hamid. 

Lanjut Hamid, rencana BNN mengganti Kratom dengan  tanaman - tanaman dan usaha lainnya, secara teknis dirinya menilai bukan menjadi kapasitas BNN untuk melakukan dan mengembangkannya, dan sebaiknya serahkan kepada Kementerian dan instansi teknis untuk mengembangkan usaha tersebut, namun bukan sebagai pengganti atau subsitusi kratom tetapi sebagai tambahan usaha baru di Kapuas Hulu dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masy Kapuas hulu dan daerah lainnya. 

"Seharusnya BNN lebih fokus untuk program lainnya, yang menjadi urgen dalam penyelamatan anak bangsa dari penggunaan narkotika. Salah satunya dengan melakukan riset bahwa kratom bisa mengobati para pecandu alcohol dan narkoba, ini perlu dilakukan riset dan penelitian yang sangat mendalam," paparnya. 

Sambung Hamid, secara kasat mata sekarang ini, bisa dikatakan Kratom tidak sedikit pun memberi dampak negatif kepada masyarakat, dilihat dari penyalahgunaan maupun dari sisi kesehatan. Malahan Semua sisi positif yang dirasakan oleh petani dan pengusaha kratom dalam mensejahterakan masyarakat.

"Dan terakhir yang tidak kalah penting adalah seluruh masyarakat kratom mulai bersama -sama dan berjuang menghilangkan stigma negatif Kratom di masyarakat nasional dan Internasional," pungkasnya. (taufiq)
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 1391334394177664361

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item