Perlu Penelitian, Camat Ingatkan Masyarakat Jangan Mandi Di Danau Biru Nanga Erak

pena iklan

Camat Putussibau Selatan Rusli Kulya saat mengunjungi Danau Biru Desa Cempaka Baru Nanga Erak belum lama ini 

Penakapuas.com - Danau Biru di Desa Cempaka Baru Nanga Erak Kecamatan Putussibau Selatan belakangan ini sempat viral. Pasalnya danau bekas galian tambang ini menjadi tempat hiburan tersendiri bagi masyarakat diluar desa tersebut.

Sudah banyak masyarakat Kapuas Hulu yang mendatangi tempat tersebut untuk berfoto bahkan sudah ada yang mandi di danau biru tersebut.

Rusli Kulya Camat Putussibau Selatan mengatakan, dirinya sudah pernah mengunjungi danau biru tersebut. Untuk menuju kelokasi tersebut dibutuhkan waktu kurang lebih 30 menit dari Putussibau.
"Karena untuk menuju ke Danau Biru itu, kita harus menyeberangi sungai lagi," katanya, Jumat (10/7).

Rusli mengungkapkan, menurutnya Danau Biru tersebut layak untuk dikomersilkan karena pemandangannya cukup indah. Hanya saja memang perlu penataan kembali fasilitasnya agar masyarakat lebih aman dan nyaman saat berkunjung ke Danau Biru tersebut.

"Kita dorong bagaimana Danau Biru itu bisa menjadi Bumdes. Kita pun nantinya akan bertemu dengan aparat desa Cempaka Baru untuk membahas masalah tersebut," ujarnya.

Lanjut Rusli, sebelum Danau Biru tersebut benar - benar dikelola oleh desa, dirinya sangat mengharapkan agar dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Kapuas Hulu agar dapat meneliti kandungan air di danau tersebut kenapa warnanya sampai biru dan apakah membahayakan masyarakat yang mandi di air tersebut atau tidak. Soalnya lokasi tersebut merupakan bekas galian tambang.

"Kita ingatkan juga kepada masyarakat yang berkunjung ke danau biru tersebut, jangan sampai mandi di danau itu sebelum adanyanhasil penelitian terhadap air danau tersebut. Kalau hanya sekedar foto - foto tidak masalah. Tapi ingat, jangan terlalu dekat berdiri dekat tebing," jelas Rusli.
 
Sementara itu Agus Kabid Pariwisata Dinas Pemuda Olahrga dan Pariwisata (Disporapar) Kapuas Hulu mengatakan, rerkait danau biru di Desa Cempaka Baru tersebut perlu kajian mengingat danau biru itu bekas galian tambang. 

"Secepatnya kita akan lakukan kajian bersama stakeholder terkait. Apakah danau tersebut berbahaya bagi kesehatan dan bagaimana dengan status lahannya dan lain- lain," tuturnya. 

Belum adanya hasil penelitian soal Danau Biru tersebut, pihaknya pun belum bisa untuk melaramg masyarakat berkunjung kesana. "Itukan kemauan masyarakat untuk mencari hiburan ke tempat wisata. Kita hany berupaya untuk memberikan layanan wisata kepada masyarakat. 

Lanjut Agus, jika melihat Danau Biru tersebut, potensi wisata itu ada, hanya tinggal dikemas lagi bagaimana danau biru itu bisa menarik masyarakat untuk berkunjung kelokasi tersebut.  

"Hanya bagaimana nantinya fasilitas di Danau Biru itu dibuat sebaik mungki sehingga masyarakat betah berkunjung ke danau biru," pungkasnya Agus. (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 6794956452252145036

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item