Kebakaran Betang, Warga Desa Nanga Nyabau Terpukul

pena iklan

Pemda Kapuas Hulu saat menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran betang di Desa Nanga Nyabau Kecamatan Putussibau Utara, Senin (20/7)

Penakapuas.com - Bersama Anggota DPD RI, Dandim 1206, Ketua DPRD Kapuas Hulu dan Waka Polres Kapuas Hulu, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir meninjau lokasi dan memberikan bantuan pada musibah kebakaran rumah Betang Dinan Nipan Bolong Desa Nanga Nyabau Kecamatan Putussibau Utara, Senin (20/7). 

Kedatangan Bupati dan rombongan disambut langsung oleh Kepala Desa Nanga Nyabau Kecamatan Putussibau Utara dan masyarakat setempat. 

"Kami merasa sangat terpukul dengan musibah kebakaran ini, apalagi ini menimpa rumah Betang," kata Paulus Kepala Desa Nanga Nyabau Kecamatan Putussibau Utara. 

Paulus menceritakan musibah kebakaran ini terjadi Minggu (19/7) sekitar pukul 20.30 Wib, pihaknya pun sudah berupaya untuk memadamkan api tersebut, namun sayangnya Tuhan berkehendak lain sehingg membuat rumah betang yang berusia 100 tahun lebih ini menjadi arang. 

"Kami panik dengan kondisi, tapi mau bagaimana lagi ini merupakan musibah. Semua orang tiada yang mau," ucap Paulus. 

Bupati Kapuas Hulu AM Nasir  bersama rombongan saat meninjau lokasi kebakaran Betangdi Desa Nanga Nyabau Kecamatan Putussibau Utara, Senin (20/7)

Atas musibah ini kata Paulus, warganya yang terkena musibah kebakaran pun untuk sementara mengungsi dirumah warga, sekolah dan desa. 

Sebagai perwakilan warga Desa Nanga Nyabau, dirinya mengucapkan terimakasih atas perhatian dan dukungan Pemda Kapuas Hulu maupun organisasi lainnya yang sudah memberikan bantuan untuk korban kebakaran. 

"Saya juga memohon maaf kepada Bupati dan rombongan, dalam menymbut kedatangannya kami kurang maksimal melayani. Mengingat kami juga lagi berduka," tuturnya.  

Sementara itu Bupati Kapuas Hulu AM Nasir mengatakan atasnama Pemda Kapuas Hulu dirinya turut prihatin atas musibah yang terjadi ini.

"Ini adalah ujian dan cobaan yang tiada hentinya bagi kita. Dimana kasus Covid - 19 belum selesai, kita dihadapkan dengan banjir dan Karhutla. Sekarang kita dihadapkan dengan musibah kebakaran ini," ujar Bupati. 

Bupati mengungkapkan, sebelumnya rumah betang di Kapuas Hulu yakni rumah Betang Uluk Palin pernah terbakar juga seperti ini. Untuk itu dirinya tidak menginginkan lagi aset rumah betang di Kapuas Hulu kembali terbakar. 

"Tentunya kami berharap pada kades dan tokoh masyarakat, paling tidak jadi pelajaran kedepan," tutur Bupati. 

Maka untuk itu kata Bupati, dalam menghadapi api ini khususnya masyarakat yang tinggal dirumah betang, para Kadesnya bersama adat dapat membuat aturan dengan tujuan menjaga keselamatan rumah betang.

 "Karena tidak semua daerah ada rumah betang. Begitu juga Kades, saya ingatkan kades dapat menyiapkan alat pemadam kebakaran, ini untuk menanggulangi kejadian seperti ini," jelasnya. 

Tak hanya itu, Bupati juga mengucapkan terimakasi kepada semua pihak yang turut membantu dalam musibah ini dalam meringankan beban masyarakat yang terkena musibah kebakaran.

"Saya harapkan petugas dapat mencatat bantuan yang diberikan sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Sementara untuk warga yang kena musibah agar sabar dalam mengahadapi ujian ini," pungkas Bupati. (taufiq)
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 3937979709767332825

Posting Komentar

  1. Tuhan sudah mengkehendakinya, pasti ada rencana di balik semuanya in... Kuatkan lah warga desa kami ya Tuhan 🙏🙏🙏

    BalasHapus

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item