Belajar Sistem Daring Belum Bisa Jadi Solusi di Kapuas Hulu

pena iklan pena iklan

Petrus Kusnadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu  

Penakapuas.com  - Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) turut menghambat perkembangan dunia pendidikan di daerah. Tatap muka antara guru dan murid tidak dapat dijalankan sehingga proses belajar mengajar terkendala, opsi belajar dengan sistem virtual memanfaatkan jaringan internet pun belum menjadi solusi terbaik khususnya di daerah-daerah pedalaman. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi menegaskan pihaknya tetap mendorong proses pendidikan terus berjalan walau situasi tidak mendukung karena Covid-19. 

"Walau tertatih pendidikan harus jalan sesuai kondisi yang ada," katanya, Selasa (7/7).

Kusnadi menjelaskan, bahwa pihaknya sudah merancang instruksi untuk satuan pendidikan yang merupakan wewenang daerah. Bagi yang berada diwilayah sinyal telekomunikasi bagus menerapkan sistem dalam jaringan (daring). "Seperti SMPN 1 Putussibau sudah menerapkan daring, " ujarnya. 

Apabila tidak ada jaringan telekomunikasi, kata Kusnadi, pihak satuan pendidikan diarahkan untuk tetap mengupayakan para murid belajar dirumahnya. "Pihak sekolah harus melakukan hal yang bisa dilakukan agar belajar mengajar tetap ada. Stok buku mata pelajaran yang ada disekolah dipinjamkan ke siswa sehingga siswa tetap belajar," ujarnya.  
 
Hal terpenting lainnya, kata Kusnadi, para guru dan orang tua harus saling komunikasi. Saat proses belajar dimulai, para guru harus ada ditempat tugas. 

"Kita sudah ada penekanan agar guru tetap mengajar di lokasi tugas ketika proses belajar mengajar domulai nanti. Kita berharap Covid -19 cepat berlalu agar belajar mengajar bisa dilaksanakan, " pungkasnya. (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 4196000434561500992

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item