Proyek Jalan di Kapuas Hulu Dipotong 41 Persen

pena iklan

Ana Mariana Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Kapuas Hulu saat didampingi Muhammad Kharby Kabid Bina Marga, Rabu (3/6) 

Penakapuas.com - Meski saat ini masih dalam kondisi pandemi COVID - 19, namun Dinas PU Bina Marga SDA Kapuas Hulu memastikan  pembangunan 8 ruas jalan di Kapuas Hulu tetap berjalan. Meskipun pagu anggaran setiap paket tersebut dikurangi 41 persen. Kegiatan 8 paket Dana Alokasi Umum (DAU) tersebut sudah ada beberapa memasuki proses lelang dan ada beberapa tinggal menunggu tanda tangan kontrak. 
"Total pagu anggaran untuk 8 paket DAU kemarin Rp35 milyar, karena kena potong lagi 41 persen, kini hanya tersisa Rp21 milyar," kata Ana Mariana Kepala Dinas PU Bina Marga SDA Kapuas Hulu saat didampingi Muhammad Kharby Kepala Bidang  Bina Marga, Rabu (3/6).
Ana menjelaskan, dengan dipotongnya anggaran DAU 41 persen tersebut, tentunya akan berpengaruh terhadap pekerjaan ruas jalan yang ada. 
Contohnya kata Ana, pekerjaan ruas jalan Nanga Danau - Nanga Bunut  panjangnya 37 Km sebelumnya dianggarkan  Rp10 miliar lebih. Namun terkena potongan 41 persen menjadi Rp 5 miliar. Direncanakan dengan dana 10 M tersebut untuk pengaspalannya sepanjang 2 Km, maka akan dipastikan berkurang pengaspalannya bahkan bisa jadi tidak ada pengaspalan. 
"Pekerjaan ruas jalan Nanga Danau  - Nanga Bunut tidak bakalan tuntas. Dengan pengurangan anggaran ini kita hanya fokus terhadap beberapa titik jalan yang rusak. Terpenting sekarang itu bagaimana jalan disana tidak terhambat," ujarnya.  
Lanjut Ana begitu juga jalan Nanga Boyan - Nanga Suruk yang sebelumnya dianggarkan Rp1,8 milyar kini hanya menjadi Rp 1 milyar. 
"Ruas jalan yang dikerjakan panjangnya itu 7 Km. Direncanakan awalnya untuk pengkrikilan jalan itu 3 Km, namun tampaknya volume kerjanya dikurangi dan kita juga akan tinjau ulang untuk memperbaiki jalan prioritas perbaikan dijalan tersebut," tuturnya. 
Sambung Ana, pihaknya tidak terlalu berharap banyak dengan peningkatan jalan dan jembatan tahun ini karena kondisi yang tidak memunhkinan karena COVID - 19. Namun meskipun anggaran ditempat mereka terbatas, pihaknya tetap berusaha menangani jalan yang sifatnya mendesak bagi masyarakat "Maka dari itu kepada masyarakat Kapuas Hulu diharapkan bersabar, jika didaerahnya terdapat jalan atau jembatan yang rusak dan butuh perbaikan. Mengingat saat ini kondisi keuangan negara kita lagi sulit," tuturnya.
Sambung Ana, sejauh ini pagu anggaran di Dinas PU Bina Marga dan SDA sudah mencapai 60 persen dipotong karena COVID - 19, yang terdiri dari 41 persen kegiatan DAU Fisik dan sisanya kegiatan lainnya. 
Perlu diketahui sebelumnya di Dinas PU Bina Marga dan SDA Kapuas Hulu terdapat delapan paket yang dianggarkan dari DAU diantaranya untuk pekerjaan ruas jalan  Nanga Lot- Nanga luan senilai Rp2 milyar, kemudian ruas jalan Menendang - Nanga Temenang Rp5 milyar, ruas jalan Bongkong - Dangkan Rp5 milyar, ruas Mataso Ulak Pauk Rp2,8 milyar. Nanga Danau - Nanga Bunut Rp10 milyar lebih, dalam kota kecamatan Nanga Bunut sebesar Rp3,2 milyar, ruas jalan Nanga Manday - Nanga Embaloh Rp5,5 milyar dan Nanga Boyan - Nanga Suruk Rp1,8 milyar. Namun semua paket tersebut sudah dipotong 41 persen. (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 2558857871075901602

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item