BPBD Kapuas Hulu Tinjau Lokasi Musibah Banjir Bandang di Batang Lupar

pena iklan

BPBD Kapuas Hulu saat meninjau lokasi musibah banjir bandang yang terjadi di Desa Labian Iraang Kecamatan Batang Lupar, Rabu (13/5)

Penakapuas.com - Banjir Bandang yang terjadi di Dusun Bakul Desa Labian Iraang Kecamatan Batang Lupar pada tanggal 17 April 2020 lalu akhirnya ditindaklanjuti oleh Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu.  Dipimpin langsung oleh Gunawan Kepala BPBD Kapuas Hulu meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang tersebut, Rabu (13/5). 
"Sebelumnya kita mendapatkan laporan dari Kades Labian Iraang atas musibah bencana banjir bandang tersebut.  Makanya kita turun langsung kelokasi untuk melihat langsung apa yang terjadi," kata Gunawan Kepala BPBD Kapuas Hulu,  Kamis (14/5).
Gunawan mengatakan, kedatangan pihaknya ke lokasi banjir Bandang tersebut didampingi juga oleh Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kapuas Hulu dan Kades setempat. Dari pantauan pihaknya kata Gunawan, tidak terlalh banyak kerugian yang ditimbulkan akibat bencana banjir bandang tersebut. "Dari pendataan dan apa yang disampaikan oleh Kades, memang ada beberapa kerugian yang ditimbulkan akibat musibah tersebut seperti rusaknya tambatan perahu, tanaman kebun sayur gagal panen dan lainnya," jelasnya. 

Peninjauan lokasi musibah banjir bandang di Kecamatan Batang Lupar oleh BPBD Kapuas Hulu kemarin 

Maka untuk itu Gunawan berjanji, beberapa kerugian yang terjadi akibat bencana banjir bandang tersebut akan diusulkan pada 2021 nanti. "Meskipun kita tidak tahu berapa jumlah kerugian yang diakibatkan musibah tersebut," tuturnya. 
Gunawan juga menyingung, selain musibah banjir yang perlu diwaspadai masyarakat Kapuas Hulu pada 2020 ini. Dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap musibah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). "Soalnya dari prediksi dari BMKG dan Kementrian Lingkungan Hidup pada bulan Juni - Agustus akan terjadi musim kemarau dan disinilah akan terjadi Karhutla," ujarnya. 
Mantan Camat Batang Lupar mengungkapkan, meskipun di Kapuas Hulu ini titik apinya sedikit, pihaknya tidak mau lengah terhadap musibah tahunan ini. Maka dari itu untuk mencegah Karhutla, pihaknya akan memberikan Surat Edaran pada Camat terkait persiapan penanggulangan bencana Karhutla pada tahun 2020. Tentunya akan dibentuk atgas Karhutla Kabupaten. 
"Untuk itu kita mengimbau pada masyarakat agar dapat berhati - hati pada musim kemarau nanti," pungkasnya. (taufiq) 
Advertisement

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item