Berstatus OTG, Warga Perbatasan di Rapid Test

pena iklan pena iklan
 

Petugas kesehatan dari Puskesmas Badau saat melakukan rapid test terhadap warga perbatasan yang berstatus OTG dengan mendatanginya kerumah masing - masing, Rabu (6/5)

Penakapuas.com  - Sebagai langkah antisipasi dini terhadap penyebaran Covid-19 di wilayah perbatasan RI-Malaysia, Puskesmas Badau melakukan skrining kesehatan dan pemeriksaan rapid test untuk warga berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), Rabu (6/5).
Kepala Puskesmas Badau dr. Maria mengungkapkan, dalam skrining Kesehatan tersebut, petugas kesehatan mendatangi langsung rumah warga dengan status OTG.
"Ada beberapa petugas kesehatan Puskemas Badau yang turun langsung melakukan pelayanan skrining dengan menggunakan APD lengkap ke rumah warga," ungkap dr. Maria.
Ditambahkannya, skrining dan Rapid Test dilakukan untuk beberapa pasien dengan waktu berbeda, untuk pasien 01 dan 02 yang dilakukan rapid test Covid-19 dilakukan sebanyak 2 (dua) kali.
"Yaitu tanggal 21 April 2020, dan 30 April 2020 dengan hasil non reaktif," ungkap dr. Maria.
Kemudian untuk pasien 03 sampai dengan pasien 13 dilakukan rapid test sebanyak 1 (satu) kali, yaitu pada 30 April 2020, dengan hasil non reaktif.
Lebih lanjut Maria mengatakan, setelah didapat hasil rapid test Covid-19, pasien yang bersangkutan tetap dilakukan pemantauan oleh petugas kesehatan Puskesmas.
"Dan mereka diwajibkan untuk melapor ke petugas di desa, petugas kesehatan di desa, atau Puskesmas melalui telemedicine via telepon atau SMS jika timbul gejala yang mengarah Covid-19," pesan Kepala Puskemas.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, meningkatkan imunitas tubuh, kemudian sesering mungkin mencuci tangan dan menggunakan masker jika harus keluar rumah.
"Masyarakat agar tetap patuh pada himbauan pemerintah, dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19," pungkas dr. Maria. (taufiq)
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 2522697998771187615

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item