Wabah Corona, Sekda Kapuas Hulu Akui Sulit Potong Gaji ASN

pena iklan

Mohd Zaini 

Penakapuas.com - Di Kalimantan Barat baru Kabupaten Kubu Raya  yang menerapkan kebijakan pemotongan gaji Aparat Sipil Negara (ASN) untuk mendukung kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan wabah COVID-19, baik tenaga medis maupun aktivitas kelompok-kelompok relawan di desa-desa. Namun sayangnya di Kabupaten Kapuas Hulu belum bisa menerapkan kebijakan pemotongan gaji ASN. 
"Kita belum bisa mengambil langkah pemotongan gaji ASN itu, karena kondisi kita sekarang juga dari ASN pada ngeluh karena dengan kondisi seperti ini banyak barang - barang pada naik," kata Mohd Zaini Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (13/4).
Menurut Sekda, untuk gaji inikan sebenarnya merupakan hak dari ASN tersebut sehingga agak sulit pihaknya untuk melakukan pemotongan, karena kondisi akibah wabah Corona bukan hanya berdampak kepada masyarakat secara umum. Namun juga berdampak kepada ASN tersebut. "Sekarang bayangkan saja, ASN diminta untuk bekerja dirumah saat ini. Sementara untuk mencari tambahan diluar dari gaji sekarang sudah sulit. Toh para ASN juga sudah dipotong gajinya setiap bulan 2,5 persen melalui zakat profesi, " ujarnya. 
Lanjut Sekda, tidak semua ASN di Kapuas Hulu ini mempunyai kemampuan untuk mencari penghasilan tambahan, justru pihaknya juga cukup kasih dengan kehidupan ASN saat ini, dimana mereka mempunyai tanggungan kredit yang harus dibayar tiap bulan. "Dapat dibayangkan kalau kita tetap melakukan pemotongan gaji ASN, sementara mereka juga harus membayar kredit dan ditambah lagi dengan harga sembako yang makin meningkat," pungkasnya. (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 5677075295865992905

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item