Rehab Masjid Agung Darunnajah, Pemkab Kapuas Hulu Gelontorkan Dana Hibah hampir Rp5 Miliar

pena iklan

Masjid Agung Darunnajah Putussibau terus dipoles pembangunannya. Pemkab Kapuas Hulu pun menggelontorkan dana hibah hampir Rp5 miliar untuk pengrehaban masjid tersebut. Saat ini pun proses pengrehaban masih berjalan, Kamis (9/4)

Penakapuas.com - Masjid Agung Darunnajah Kota Putussibau terus dipoles pembangunannya. Tahun 2020 ini pun Pemkab Kapuas Hulu menggelontorkan dana hibah sebesar Rp4,9 miliar melalui Lembaga Darunnajah Putussibau.  
Direhabnya masjid kebanggaan masyarakat Putussibau tersebut pun kini masih dalam pengerjaan. Setidaknya ada tiga item yang harus diselesaikan yakni pembangunan pagar keliling dan pintu terbang, pembangunan plafon ruang utama masjid dan plafon teras masjid. 
Namun sayangnya, dalam pengrehaban tersebut mendapat sorotan masyarakat karena pengerjaan proyek yang menggunakan dana hibah sebesar Rp5 miliar tersebut tidak dilakukan secara lelang. 
Zainudin Ketua Lembaga Darunnajah Putussibau mengatakan, pada tahun 2019 lalu, pihaknya mengusulkan ke Pemda untuk meminta dana hibah sebesar Rp5 miliar lebih, mengingat keperluan untuk masjid tersebut masih sangat banyak. 
"Namun dikabulkan Pemda itu hampir Rp5 miliar. Karena ini berbentuk dana hibah maka kita memperlakukan itu seperti dana hibah. Cuma untuk mempermudah pekerjaan, kita menunjuk pihak ketiga yang melaksanakan pekerjaan dilapangan dan ini prosesnya sedang berjalan dan ada dalam perjanjian kontrak kerja," katanya, Kamis (9/4). 
Zainudin menjelaskan, ada tiga item pekerjaan yang dikerjakan oleh pihak ketiga seperti pembangunan pagar keliling dan pintu terbang, pembangunan plafon ruang utama masjid dan plafon teras masjid. " Kita juga sudah koordinasikan ke Kesra ya bahwa yang namanya dana hibah itu bentuknya swakelola sehingga pekerjaan ini tidak ditenderkan atau dilelang, bahkan dana hibah ini kedalam Spj nya tidak ada pajak karena dia sifatnya swakelola. jadi didalam Spj itu ndak ada pajak dan biaya-biaya lainnya," jelas Zainudin. 
Lanjut Ketua FKUB Kapuas Hulu, dalam kontrak pelaksanaan, proyek ini dikerjakan selama 270 hari dan saat ini masih berjalan. Dirinya pun yakin pekerjaan tersebut selesai tepat waktu yakni bulan Oktober 2020.
Zainudin juga menyinggung soal dana umat yang ada di Masjid Agung Darunnajah Kota Putussibau ini ada sekitar Rp1 miliar lebih dan dana tersebut ada bersama bendahara. Hingga hari ini dana umat tersebut belum digunakan untuk pembangunan masjid, mengingat kenapa pihaknya menggunakan dana hibah karena memang keperluan pembangunan masjid ini masih banyak. 
"Jika pun dana umat yang Rp1 miliar lebih digunakan untuk pembangunan masjid, saya yakin pembangunan masjid ini belum tentu rampung. Hanya saja masjid sudah enak untuk dilihat," ujarnya.
Sambung Zainudin, pada prinsipnya jika ada lembaga atau pihak lain yang ingin memeriksa penggunaan uang itu apakah sudah sesuai dengan pembangunan yang ada, pihaknya sangat terbuka. "Namun saran kami, jika ada pihak - pihak yang ingin mengoreksi pekerjaan ini, jangan sekarang. Namun nanti setelah pekerjaan ini selesai. Silakan dilihat apakah ini pantas tidak dengan nilai-nilai uang yang dikeluarkan.   Jadi kita tidak ada ingin menutupi dan prinsipnya kita gotong royonglah dalam membangun masjid umat Islam ini," jelasnya.
Sementara Sopuan Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu membenarkan bahwa Pemda ada menggelontorkan dana hibah sebesar hampir Rp5 miliar untuk pengrehaban Masjid Agung Darunnajah Putussibau tahun 2020 ini. "Dana hampir Rp5 miliar untuk pengrehaban masjid Agung Darunnajah Kota Putussibau dilakukan secara swakelola dan tidak dilelang," ujarnya. 
Sopuan menegaskan, kenapa pembangunan Masjid Agung Darunnajah Kota Putussibau dengan menggunakan dana hibah Rp5 miliar tersebut tidak dilelang karena sudah aturannya seperti itu. "Namun meskipun pembangunan tidak dilelang, penerima dana hibah tersebut wajib melaporkan kepada kami, karena nantinya akan diaudit oleh BPK," pungkasnya. (taufiq)

Advertisement

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item