Penarikan Dana Pilkada Tunggu Perppu

pena iklan

Mohd Zaini

Penakapuas.com - Pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Kapuas Hulu tahun ini sudah dipastikan akan ditunda. Hal tersebut buntut terus merebaknya virus COVID-19. Sebagai konsekuensinya, dana hibah Pilkada dari Pemkab Kapuas Hulu ke KPU, Bawaslu, TNI - Polri akan ditarik kembali guna dialokasikan untuk penanganan penyebaran virus Corona itu.  
Pemkab mengalokasikan hibah ke KPU sebesar Rp39 miliar dan Bawaslu Rp 17 miliar, Kodim 1206 Pts Rp1 miliar dan Polres Kapuas Hulu Rp3,5 miliar. 
Dana tersebut sudah sebagian besar telah ditransfer ke lembaga penyelenggara dan pengawas Pemilu itu pasca penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) 2019 lalu.
Sekretaris Daerah Kapuas Hulu  Mohd. Zaini mengatakan, pihaknya masih menunggu peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) 
atau surat edaran KPU RI untuk melakukan penundaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 karena pandemi COVID-19. 
"Jika Perpu sudah ada, tentunya akan kami tarik semua dana hibah tersebut untuk dialihkan ke penanganan Corona," katanya, kemarin. 
Sekda mengatakan, meskipun dana Pilkada yang diberikan kepada beberapa lembaga tersebut berasal dari dana hibah, bukan berarti pihaknya semena - mena menarik dana tersebut. 
"Meskipun sudah ada edaran dari KPU RI terkait penundaan Pilkada, itu belum bisa jadi dasar hukum kita untuk menarik dana hibah tersebut," ujarnya.  
Sambung Sekda, dana Pilkada yang dihibahkan kepada KPU, Bawaslu, Kodim 1206 dan Polres Kapuas Hulu memang sudah ada yang digunakan, terutama dari KPU dan Bawaslu. Sementara dari Kodim 1206 dan Polres Kapuas Hulu dananya masih utuh. "Yang jelas dana Pilkada yang masih ada puluhan miliar dan bisa dialihkan untuk penanganan COVID - 19," pungkasnya. (taufiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 542445862789986748

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item