Covid - 19, Pasar Juadah Darussalam Putussibau Tetap Beroperasi Selama Ramadhan

pena iklan pena iklan

Pasar Juadah Darussalam Kedamin Hilir Kecamatan Putussibau Selatan sudah siap digunakan pedagang berjualan takjil, Kamis (23/4)

Penapuas.com - Pasar Juadah selalu ada selama ramadhan, menjual berbagai makanan dan minuman (takjil) berbuka puasa. Di tengah pandemi virus corona (COVID-19), Pasar Juadah di Masjid Darussalam Kedamin Hilir Kota Putussibau diperbolehkan beroperasi.
"Beroperasinya Pasar Juadah Darussalam, sebelumnya dari Ketua Masjid juga sudah ada pertemuan dengan Bupati. Sementara kami dari panitia juga sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Putussibau Selatan," kata Abdul Rahman Ketua Panitia Pasar Juadah Darussalam Putussibau, Kamis (23/4).
Kendati diperbolehkan beroperasi kata Abdurahman, pihaknya sudah menyiapkan teknis bagi penjual maupun pembeli selama pasar Juadah Darussalam ini beroperasi untuk menghindari penyebaran Covid- 19.
"Nanti sistemnya itu penjual takjil wajib pakai masker. Jarak antar lapak kurang lebih 1 meter, disediakan tempat cuci tangan. Ada pembatas antara penjual dan pembeli. Makanan ditutup plastik dan nantinya akan disiapkan pengukur suhu tubuh bagi pembeli maupun penjual," jelasnya.
Pria yang akrab disapa Man ini mengatakan, untuk jumlah lapak yang ada nantinya sekitar 48, jumlah ini jauh berkurang dari tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan masyarakat khawatir terkena Covid - 19. "Jadi masyarakat lebih banyak menitipkan kuenya daripada berjualan langsung," tuturnya.
Man pun mengimbau kepada masyarakat yang ingin membeli takjil agar dalam kondisi tubuh yang sehat dan tidak berasal dari daerah tranmisi lokal yant terjangkit Covid - 19. "Jika kondisi sakit jangan memaksakan diri untuk datang kesini, suruh saja keluarga atau orang lain. Ini semua demi kesehatan masyarakat kita," ujarnya.
Sementara itu Kapolsek Putussibau Selatan Ipda Cahya Purnawan mengatakan, dioperasikannya pasar Juadah Darussalam ini selama bulan Ramadan, pihaknya akan selalu ada di lokasi pasar Juadah ini untuk mengawasi pergerakan setiap orang dalam wabah Covid - 19 ini.
"Bukan hanya kami, nanti juga ada dari Koramil Putussibau Utara, Petugas Kesehatan Puakesmas Putussibau Selatan dan pihak Kecamatan. Karena ini berdasarkan kesepakatan rapat bersama Forkompimcam," ujarnya.
Kendati beroperasi, kata Cahya masyarakat yang berbelanja di Pasar Juadah juga harus memperhatikan physical distancing (jarak fisik). Ia juga meminta penjual penyediakan tempat cuci tangan.
Lanjut Cahya, dibukanya pasar juadah Darusalam ini merupakan salah satu cara untuk meminimalisir dampak ekonomi dari Covid-19. Selain itu, hal ini sudah menjadi tradisi dan masyarakat juga banyak yang membutuhkan makanan untuk berbuka puasa.
“Tapi para pedagang juga harus tetap menjalankan protokol kesehatan yaitu dengan menjaga jarak dan membatasi interaksi dengan konsumen," pungkasnya. (taufiq)
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 4093288960179499907

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item