Muslim Jamaah Tabligh Kapuas Hulu Akui Pasien Covid 19 Sukamaju Berangkat Duluan ke Gowa Makassar

pena iklan

Jamaah Tabligh (Ilustrasi)

Penakapuas.com - Dinas Kesehatan Kapuas Hulu menyebutkan ada 27 Jamaah Tabligh asal Kapuas Hulu yang mengikuti acara Ijtima Jamaah Tabligh Dunia di Gowa Makasar Sulawesi Selatan. Acara yang direncanakan 19 Maret 2020 hingga 22 Maret 2020 tersebut ternyatakan dimajukan lebih cepat.  
Muslim salah satu Jamaah Tabligh asal Kapuas Hulu yang sempat akan mengikuti acara Ijtima Jamaah Tabligh Dunia di Gowa Makasar mengakui, bahwa pihaknya ada sekitar belasan orang asal Kapuas Hulu yang pergi ke Makasar untuk mengikuti acara tersebut.
"Dari belasan orang tersebut,  warga Lunsara Desa Sukamaju yang positif Covid - 19 pergi duluan dari kami. Kami kesana pulang pergi menggunakan pesawat, sementara yang bersangkutan menggunakan kapal," katanya saat dihubungi via telpon, Minggu (26/4).
Muslim menjelaskan, dirinya bersama teman - teman jamaah tabligh lainnya mulanya berangkat ke Makasar tanggal 18 Maret 2020 dan sampai keesokan harinya. "Namun kami belum sempat mengikuti acara ijtima jamaah tabligh dunia tersebut, karena di tanggal 19 tersebut acaranya sudah selesai karena acaranya dimajukan," ujarnya.
Setelah dinyatakan kegiatan Ijtima Jamaah Tabligh Dunia tersebut selesai, semua jamaah tabligh disuruh pulang. Sebelum mereka pulang, dirinya bersama teman - temannya sempat di cek kesehatannya di Makasar. "Begitu juga ketika kami sampai di Pontianak, kami diperiksa di asrama haji, dibandara juga dicek. Dan saat pulang ke Putussibau juga dicek kesehatan kami," jelasnya.
Lanjut Muslim, untuk dirinya sendiri sudah sebulan lebih tidak keluar rumah dan dirinya sudah dicek kesehatanya menggunakan rapid test dan hasilnya negatif.
Sambung Muslim, dirinya dan teman - teman jamaah tabligh lainnya tak menampik imagenya sebagai jamaah tabligj sudah agak jelek dimata masyarakat karena dianggap membawa virus Covid- 19, padahal mereka sudah dicek kesehatannya. Belum lagi berita ini sudah menyebar ke dunia maya. "Untuk pemerintah jangan menyikapi yang jeleknya saja kepada kami, tapi kita tanggapi bagaimana bagusnya dan apa solusinya," ujarnya.
Sementara itu Nazarudin Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas Hulu mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelusuran terhadap 8 orang jamaah tabligh dari 27 yang ada di Kapuas Hulu saat pergi ke Gowa Makasar untuk mengikuti acara Ijtima Jamaah Tabligh Dunia. "Di Kecamatan Bunut Hulu ada 7 orang, baru 2 orang yang baru kami cek kesehatan menggunakan rapid test dan hasilnya negatif. Putissibau Selatan 11 orang, dan semua sudah dilakukan rapid test dan 2 orang reaktif. Dan satu orang di Kalis dan hasilnya negatif. Dan sisanya 8 orang dilakukan penelusuran," pungkasnya. (taufiq)
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 3678615508641538987

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item