Dampak Corona, 193 Paket DAK Fisik 2020 di Kapuas Hulu Dihentikan

pena iklan

 
Azmi Plt Kepala Badan Keuangan Daerah Kapuas Hulu 

Penakapuas.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menghentikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa, pada Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2020.
Dikutip dari surat edaran resminya dengan nomor S-247/MK.07/2020 pada Jumat (27/3/2020), disebutkan DAK Fisik 2020 akan digunakan untuk menangani wabah virus corona atau Covid-19. 
Dampaknya pun dirasakan oleh Kabupaten Kota di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kapuas Hulu. Tahun 2020 ini, di Bumi Uncak Kapuas direncanakan ada 370 paket DAK  pembangunan fisik yang dikerjakan. Namun karena adanya SE Kementrian Keuangan terkait paket DAK Fisik 2020 digunakan untuk menangani wabah virus Corona sehingga membuat tidak semua DAK fisik 2020 bisa dikerjakan. 
"Dari 370 paket DAK fisik 2020 yang ada di Kapuas Hulu, hanya 177 paket DAK fisik yang bisa dilaksanakan. Sementara 193 DAK fisik 2020 dihentikan," kata Azmi Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kapuas Hulu, Rabu (1/4). 
Azmi menjelaskan, dari 193 DAK fisik yang dihentikan tersebut tersebar ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari paket DAK di Dinas Bina Marga, Dinas Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Perpustakaan dan lainnya. 
"Hanya di Dinas Pendidikan sebanyak 41 paket, Dinas Kesehatan 126 paket dan Pariwisata 10 paket saja yang bisa dilaksanakan tahun ini," ujarnya. 
Azmi mengatakan, dirinya memperkirakan dari 193 paket DAK fisik di Kapuas Hulu yang dihentikan oleh pemerintah pusat tersebut, diperkirakan jumlahnya ratusan milyar. "Yang jelas, dengan penghentian paket DAK fisik di Kapuas Hulu, membuat pembangunan di Kapuas Hulu terhambat. Namun mau bagaimana lagi, virus Corona ini sudah menjadi musibah bersama yang harus dihadapi. Kita juga tidak bisa menyalahkan siapapun," pungkasnya. (taufiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 4786114889121144327

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item