ULP Kapuas Hulu Baru Terima 17 Paket Lelang

pena iklan


Rudi Kepala ULP Pengadaan Barang dan Jasa Kapuas Hulu 

Penakapuas.com- Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Kapuas Hulu mulai melakukan tahap proses pelelangan paket tahun 2020. Memasuki pertengahan bulan Maret 2020 ini, ULP telah menerima dokumen tender yang dikirimkan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah. "Ada 17 paket yang sudah masuk dari tiga Operasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Bina Marga," kata Rudi Kepala ULP Kapuas Hulu diruangannya, Senin (9/3).
Rudi mengatakan, saat ini beberapa paket lelang yang sudah masuk ke ULP ini sudah ada yang diumumkan dalam aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan. 
Lanjut Rudi, pihaknya sebelumnya sudah menyurati dinas untuk memasukan paket tender ke pihaknya secepatnya, maka dari itu hingga hari ini pihaknya masih menunggu dokumen lelang dari SKPD yang belum."Kami inikan hanya menerima usulan dinas terkait, sepanjang mereka ngusul, saya akan memerintahkan Pokja - Pokja mana yang menanganinya, nanti mereka yang mereview dan mereka akan mengundang PPK nanti dan takutnya ada perubahan," ujarnya. 
Untuk itu Rudi mengharapkan, agar OPD secepatnya menyerahkan dokumen lelang mereka sehingga proses lelang di Kapuas Hulu cepat dilaksanakan. "Kami rapat dengan Wakil Bupati kemarin itu, bahwa tanggal  5 Nopember kontrak fisik berakhir," tuturnya.  
Lanjut Rudi, paling tidak bulan Maret 2020 ini, para OPD yang belum menyerahkan dokumen lelangnya segera menyerahkannya. Sehingga proses lelang lebih cepat. 
"Mau aman jika melihat kondisi alam, kita inginnya proses lelang itu April. Lebih cepat lebih bagus," ucapnya. 
Rudi mengungkapkan, untuk tahun 2020 ini, paket lelang yang ada di Kapuas Hulu ini sebanyak 127 paket. Untuk paket lelang yang paling besar jumlahnya itu ada di Dinas Kesehatan yakni pembangunan rumah sakit Rp76 milyar. 
Sambung Rudi, untuk menyikapi ada isu - isu yang tidak mengenakan dalam penentuan paket lelang ditempatnya tersebut. Menurutnya itu adalah hal biasa dari persaingan usaha. 
"Tapi pada prinsipnya kami bekerja sesuai aturan. Kalau memang lelang seperti itu kita ikut aturan. Saya tidak mau tahu berita diluar, yang penting kami ada SOP, ada aturan semua. Barang itu sudah diumumkan, siapa saja bisa masuk melakukan penawaran," pungkasnya. (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 1548114617266844608

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item