Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Puring Kencana Diperpanjang

pena iklan

Rapat dan evaluasi tindaklanjut penanganan Covid 19 yang dilakukan oleh Kecamatan Puring Kencana, Senin (30/3)

Penakapuas.com - Kecamatan Puring Kencana memperpanjang masa tanggap darurat bencana Covid-19 hingga 15 April 2020. Keputusan ini diambil setelah pihak Kecamatan Puring Kencana menggelar rapat evaluasi dan tindaklanjut penanganan Covid - 19 diaula Kecamatan Puring Kencana, Senin (30/3). 
Dansatgas Pamtas Yonif 133 YS Letkol Inf Hendra Cipta mengatakan, dari hasil rapat evaluasi dan tindaklanjut penanganan Covid - 19 tersebut, sebanyak 19 poin yang disepakati bersama. 
" Pertama masa tanggap darurat Covid-19 di wilayah Kecamatan Puring Kencana sampai dengan tanggal 31 Maret 2020 di perpanjang hingga tanggal 15 April 2020," katanya, Selasa (31/3).
Selanjutnya kata Hendra, mencermati perkembangan Covid-19 saat ini, agar masyarakat tetap tenang, tidak panik, berfikir positif karena Covid-19 bisa sembuh dan ikuti petunjuk serta arahan dari pemerintah yang telah ditetapkan. Kemudian memantau perkembangan kesehatan masyarakat di masing-masing Desa/Dusun dan RT serta di lingkungan karyawan sawit. Apabila ada terindikasi ada Orang Dalam Pemantauan (ODP) segera dilaporkan ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan dini dari para medis. 
"Masyarakat dilarang menerima tamu dari tempat lain seperti Malaysia dan dari kota lain di Indonesia yang terjangkit Covid-19, baik di Desa/Dusun dan RT maupun dilingkungan karyawan sawit. Kemudian penutupan akses jalan-jalan tikus dari dan menuju Malaysia di wilayah Kecamatan Puring Kencana di perpanjang hingga 15 April 2020," ujarnya. 
Tak hanya itu kata Hendra, pihaknya memperketat pengamanan dan pengawasan agar tidak ada warga masyarakat melakukan perjalanan dari dan keluar negara tetangga Malaysia melewati akses jalan-jalan tikus. 
"Dilarang bagi siapapun,  baik warga masyarakat maupun petugas mengambil kesempatan secara diam-diam memanfaatkan situasi melakukan transaksi jual beli di akses jalan-jalan tikus," tuturnya.
Kemudian emperketat pengawasan secara serius terhadap warga masyarakat di masing-masing  Desa/Dusun dan RT untuk tidak melakukan perjalanan dari dan keluar negara tetangga Malaysia. Bagi karyawan sawit untuk tidak melakukan perjalanan kembali kedaerah asal dan dilarang mendatangkan karyawan baru termasuk karyawan yang sedang cuti dilarang kembali ke Kecamatan Puring Kencana untuk sementara waktu hingga keadaan normal. 
" Jika ada warga masyarakat ingin bepergian ke negara tetangga Malaysia ataupun karyawan sawit ingin kembali ke daerah asal atau melakukan  cuti di persilahkan dan tidak di perbolehkan kembali ke Kecamatan Puring Kencana hingga keadaan normal," jelasnya. 
Lanjut Hendra, khusus bagi anak-anak sekolah yang liburan datang dari Pontianak dan dari luar Provinsi status sebagai ODP, agar melapor ke Puskesmas atau petugas medis untuk dilakukan pengecekan selanjutnya isolasi mandiri dirumah, pakai masker dan tidak berinteraksi dengan orang lain. Kemudian tidak mengadakan kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya banyak orang seperti aktivitas meja biliar ataupun aktivitas yang berpotensi membuat kerumunan, baik ditempat umum maupun dilingkungan  Desa/Dusun dan RT masing-masing. 
"Melakukan Operasi Pasar dalam rangka pemantauan ketersediaan pangan di Kecamatan Puring Kencana. Untuk kegiatan pasar sementara tidak boleh menerima pedagang dari luar kecamatan Puring Kencana," jelasnya.
Sambungnya, pada saat pengambilan BBM di SPBU dilarang membuat antrian kendaraan sehingga  mengakibatkan kerumunan banyak orang, Supaya diatur agar tidak terjadi antrian kendaraan dan kerumunan orang di areal SPBU. 
Sementara untuk Kegiatan sekolah dan keagamaan agar menyesuaikan dan mengikuti himbauan yang telah ditetapkan oleh lembaga masing-masing.  Untuk mencegah Covid-19 dilakukan langkah - langkah dalam kesehatan. 
"Poin selanjutnya meningkatkan sosialisasi di Desa/Dusun/RT dan lingkungan karyawan perusahaan sawit. Agar semua lapisan warga masyarkat mematuhi surat edaran ini demi mempertahankan kesehatan masyarakat dan menyelamatkan orang banyak," pungkasnya. 
Perlu diketahui bahwa dalam rapat evaluasi dan tindaklanjut penanganan Covid 19 ini dihadiri oleh Camat Puring Kencana, Kapolsek Puring Kencana, Danramil Puring Kencana, Kepala Plt Puskesmas Puring Kencana, Enam Kepala Desa di Puring Kencana, Koordinator Pendidikan Kecamatan Puring Kencana, Kepala SMP Negeri 01 Puring Kencana, Kepala SDN 01 Sungai Antu, Danssk ll dan Seluruh Danpos Jajaran SSK ll Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 133/YS, Manager PT. CNI (Region Sungai Antu), Manager PT. SKK ( Region Sungai Mawang), Manager PT. SKK ( Region Sungai Biru / Kantu Asam) dan Pimpinan SPBU Sungai Antu. (taufiq)
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 3181282032607576022

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item