Penyebar Berita Bohong Virus Corona di Kapuas Hulu Minta Maaf

pena iklan
 
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi saat berbincang dengan M penyebar berita bohong virus Corona di Kapuas Hulu, Kamis (5/3)

Penakapuas.com  - Seorang warga Kapuas Hulu berinisial M yang menyebarkan berita bohong virus Corona di media sosial melalui akun facebooknya MB akhirnya meminta maaf kepada publik melalui media di Kapuas Hulu. Permintaan maafnya pun difasilitasi oleh Polres Kapuas, Kamis (5/3)  
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari patroli siber dan melakukan pelacakan terhadap warga Kapuas Hulu yang menyebarkan informasi bohong soal virus Corona tersebut. 
"Apa yang dilakukan oleh bersangkutan atas dasar unsur ketidaksengajaan," katanya. 

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi menggelar konferensi pers terkait berota bohong virus Corona di Kapuas Hulu, Kamis (5/3) 
 
Kapolres mengungkapkan, bahwa penyebar infomasi bohong ini membuat postingan di akun FB nya pada tanggal 4 Maret 2020. Dimana yang bersangkutan menulis postingan jika dirumah sakit Putussibau ada pasien yang terinfeksi virus Corona. "Akibat postingan MB ini membuat masyarakat Kapuas Hulu resah dan banyak masyarakat bertanya kepada Polres Kapuas Hulu terkait kebenaran informasi adanya masyarakat Kapuas Hulu yang suspek corona," ujarnya. 
Lanjut Kapolres, namun setelah dicek kesehatan oleh dinas terkait,  ternyata dari hasilnya menyatakan bahwa pasien yang ada dirumah sakit tersebut negatif terkena Corona, "Satu pasien dirumah sakit itu demamnya berasal dari bakteri bukan virus," ucapnya. 
Oleh karena itu Kapolres menegaskan, agar masyarakat Kapuas Hulu dapat lebih bijak dalam bermedia sosial. "Sebelum kita mengshare berita di media sosial itu dapat disaring terlebih dahulu," tuturnya. 
Selain itu Kapolres menegaskan, bahwa kasus penyebaran informasi berita bohong ini sudah yang kedua kalinya terjadi di Bumi Uncak Kapuas. Maka untuk itu, jangan sampai lagi ada berita bohong lainnya yang tersebar di Medsos. "Cukup ini yang terakhir kalinya, saya ingatkan masyarakat dapat lebih bijak dalam bermedsos. Soalnya penyebaran berita bohong ini ada tindak pidana ITE nya dan dihukum diatas 5 tahun penjara yang menyebarkan berita hoax.
Sementara itu Nazarudin Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas Hulu menegaskan bahwa di Kapuas Hulu ini tidak ada masyarakat yang terinfeksi virus Corona.  "Pasien dirumah sakit kemarin itu hanya demam biasa dikarena bakteri, bukan virus.ini berdasarkan hasil pemeriksaan laboratoium dan radiologi dan pemerilsaan darah terhadap yang bersangkutan," ujarnya. 
Sementara itu M penyebar berita bohong virus Corona mengaku salah dan memohon maaf kepada masyarakat Kapuas Hulu atas postingan di Facebooknya terkait adanya pasien dirumah sakit yang terinfeksi virus Corona sehingga membuat masyarakat Kapuas Hulu khawatir dengan informasi yang disebarkannya. 
"Saya dapat informasin itu dari temannya mama saya dirumah sakit, kalau di IGD itu ada pasien terkena virus Corona," ucapnya. 
Lanjut warga Bika Hulu ini, akibat informasi yang dirinya terima dari beberapa orang saat itu, membuat dirinya panik, dan langsung melakukan update status di Facebook terkait virus Corona. "Sekali lagi saya mohon maaf kepada semuanya, saya memang salah," pungkasnya. (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 7763296368042883550

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item