Khawatir Penyebaran Covid - 19 di Perbatasan, Dinas Kesehatan Minta Jalur Tikus Ditutup

pena iklan

Nazarudin Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu 

Penakapuas.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu mengaku khawatir dengan penyebaran virus Corona di wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia, mengingat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan jalur tikus yang ada di beberapa kecamatan di perbatasan masih terbuka lebar. "Untuk mencegah penyebaran Covid - 19 ini, kita harapkan PLBN di Badau dan jalur tikus yang ada di perbatasan dapat ditutup sementara," kata Nazarudin Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (18/3). 
Menurut Nazarudin, adanya jalur tikus di perbatasan yang belum ditutup menjadi masalah besar bagi pihaknya. Soalnya sebagian besar masyarakat yang ada diperbatasan pergi ke Malaysia selama ini melalui jalur tikus dan tidak melalui jalur resmi yakni PLBN di Badau. "Sehingga kami kesulitan dalam menelusuri jejak warga perbatasan yang masuk ke Malaysia melalui jalur tikus saat tersusfek Covid -19," ujarnya. 
Lanjut Nazarudin, untuk menutup jalur tikus tersebut memang agak sulit, dibutuhkan kerjasama semua lintas sektoral yang terintegrasi dan terpadu. "Kami harap jalur tikus itu ditutup,  dan hanya menggunakan jalur resmi saja yakni PLBN di Badau," ucapnya. 
Lanjut Nazarudin, pihaknya menghimbau agar semua pihak dapat bekerjasama dalam melakukan pencegahan penyebaran virus Corona ini. Begitu juga dengan masyarakat di perbatasan agar dapat melaporkan ketika ada warganya yang pergi ke Malaysia melalui jalur tikus. 
"Jika ada masyarakat yang mengetahui ada warga ke Malaysia lewat jalur tikus ataupun jalur resmi itu segera dikoordinasikan dengan dinas kesehatan," harapnya. 
Sementara itu Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero mengatakan, baik dari negara seberang maupun dari Kabupaten Kapuas Hulu terutama di Kecamatan Badau, pihaknya sudah mengintruksikan kepada Camat agar supaya melakukan koordinasi dengan instansi vertikal yang ada di wilayahnya terkait penyebaran virus Corona ini. 
"Kita memang juga harus menutup pergerakan masyarakat  yang keluar masuk di daerah perbatasan," ujarnya. 
Untuk itu dirinya mengingatkan agar masyarakat yang ada di perbatasan untuk sementara tidak bepergian ke Negara tetangga. Soalnya di Malaysia sudah menutup diri, sehingga ketika masyarakat perbatasan ke seberang maka akan sulit untuk pulang ke Indonesia.  
"Kalau sudah masuk ke Negara tetangga, saya yakin tidak bisa keluar lagi," tuturnya. 
Selain itu Wagub juga menyinggung terkait status KLB Covid- 19 yang dikeluarkan oleh Provinsi Kalbar, menurutnya untuk Kabupaten Kapuas Hulu sebenarnya ada juga surat edaran untuk Bupati yang pertama pada anggal 13 Maret tentang kewaspadaan terhadap virus Corona.
 "Kemudian ada SE yang kedua yakni pemerintah daerah pada tanggal 16, mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan anak sekolah," pungkasnya. (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 8879631843038864405

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item