Enam Pelaku PETI Kapuas Hulu Jalani Sidang di Pengadilan Negeri Putussibau

pena iklan

Bayu Kasi Pidana Umum Kejari Kapuas Hulu 

Penakapuas.com - Kasus Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kapuas Hulu yang melibatkan enam orang warga Kecamatan Boyan Tanjung dan Bunut Hulu, hari ini akan menjalani sidang kelima di Pengadilan Negeri Putussibau,  Rabu (4/3). "Mungkin sekitar jam 1 siang sidangnya," kata Bayu Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu saat ditemui diruangannya, Rabu (4/3). 
Bayu mengatakan, keenam tersangka pelaku PETI tersebut diantaranya AS, AH, JM, MO dan SH yang sebelumnya ditangkap polisi pada bulan November 2019 lalu. Namun dari tangan para pelaku ini tidak didapatkan barang bukti berupa emas, hanya alat - alat dompeng yang diamankan. "Informasinya saya dengar mereka itu ada yang ditangkap saat melakukan kegiatan tambang, kemudian ada juga ditangkap saat berada dirumah," ujarnya. 
Kendati begitu, keenam terdakwa ini tetap melanggar karena tanpa izin melakukan penambangan sehingga keenam terdakwa melanggar pasal 158 UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral. Atas sangkaan itu pelaku terancam hukuman 10 tahun penjara.
Lanjut Bayu, pada sidang sebelumnya, dari keluarga pelaku PETI sedikitnya ada 30 orang melakukan demo ke Pengadilan Negeri Putussibau, mereka menuntut dalam kasus ini penegak hukum berlaku adil. "Mereka kemarin itu demo nuntutnya agar dari pihak kepolisian jangan hanya melakukan penangkapan kepada masyarakat kecil saja, namun kepada cukong atau pemodalnya juga," pungkasnya. 
Dari pantauan wartawan Penakapuas, terlihat beberapa pihak kepolisian di kantor Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu untuk melakukan penjemputan dan pengamanan terhadap para pelaku di Rutan Putussibau sebelum menjalani sidang. (*) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 9004498699378966366

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item