Dinas Perdagangan Pastikan Tidak Ada Penimbunan Gula

pena iklan

Ilustrasi 

Penakapuas.com - Meskipun saat ini gula di Kapuas Hulu langka dan mahal, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kapuas Hulu memastikan tidak ada aktivitas penimbunan yang dilakukan oleh pelaku usaha maupun pedagang. Langka dan mahalnya gula di Kapuas Hulu bukan hanya dialami oleh daerah julukan Bumi Uncak Kapuas Hulu. "Masalah gula ini semuanya terjadi di wilayah Indonesia, hal ini karena dampak dari COVID 19," kata Abang Chaerul Saleh Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kapuas Hulu, belum lama ini. 
Chaerul mengatakan,  dampak COVID 19 ini, ekspor - impor di seluruh dunia terganggu, hal inilah yang membuat harga gula ini melambung dan langka."Saat ini untuk ekspor -  impor barang, apalagi kebutuhan sembako, pengawasannya sudah diperketat," ujarnya. 
Lanjut Chaerul, pada tanggal 18 - 22 Maret kemarin pihaknya melakukan monitoring sembako ke beberapa toko yang ada di Kecamatan Boyan Tanjung dan Pengkadan. "Selain memeriksa ketersediaan sembako,  kami juga mengecek makanan dan minuman yang masa expait," ujarnya. 
Dalam monitoring sembako tersebut kata Chaerul, memang ada beberapa barang yang mengalami kenaikan seperti gula dan telur. Namun jumlah kenaikan telur tidak terlalu signifikan, hanya gula saja yang melambung. 
"Dalam monitoring kemarin, kami juga sambil - sambil mengingatkan bahaya virus Corona. Maka dari itu masyarakat harus berhati - hati dalam berbelanja, upayakan lebih teliti melihat masa expaitnya.  Dan usahan belanja malam karena lebih sepi dan terhindar dari penyebaran virus Corona. Selain itu tetap menggunakan masker," pungkasnya. (taufiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 177943066763953932

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item