Warga Perumahan MABM Mengeluh, Air PDAM Putussibau Macet

pena iklan

Ilustrasi

Penakapuas.com - Produksi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kapuas Hulu mulai dikeluhkan, pasalnya air di perumahan MABM Putussibau kini macet. Kalau pun mengalir, air baru bisa mengalir ke rumah warga hanya pada malam hari, bahkan Subuh baru mengalir. 
"Tapi kemarin air PDAM sama sekali tidak mengalir," kata Lia warga Komplek Perumahan Owen Permai Kelurahan Kedamin Hilir, Sabtu (15/2). 
Akibatnya, Ia terpaksa membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan air di pagi hingga siang hari. Selain itu, Ia juga mengaku harus menyediakan banyak baskom dan ember, untuk menyimpan air kitika mengalir pada malam hari.
"Harus dikasih begitu. Supaya ada dipakai mandi kalau pagi dan untuk kebutuhan dapur," imbuhnya.
Atas kondisi tersebut, Ia meminta kepada petugas PDAM melakukan penagihan pembayaran bulan pada malam hari juga. "Kita telat bayar air didenda, tidak bayar diputus," kesalnya.  
Hal senada juga disampaikan Anggi warga Perumahan Owen Permai. Menurutnya kondisi tidak lancarnya mengalir air PDAM ini sudah berlangsung lama. 
"Disini malam hari baru mengalir, jadi mau tidak mau kita harus menunggu air penuh baru bisa tidur," ucapnya. 
Dirinya mengaku sangat kecewa dengan pelayanan PDAM Kapuas Hulu seperti ini, karena kebutuhan air ini sangat mendasar bagi masyarakat.  "Kami disini rata - rata mengeluh soal air ini. Malam ini saja air tidak keluar," ucapnya. 
Maka untuk itu ia sangat mengaharapkan PDAM Kapuas Hulu dapat segera merespon keluhan masyarakat. "Kami tidak mampu jika setiap hari menunggu air mengalir malam hari. Sehingga membuat kami kurang tidur. Sementara kami besok paginya harus bekerja," jelasnya. 
Sementata itu Saini Hadi Direktur Utama PDAM Tirta Dharma Putussibau memohon maaf dengan gangguan air yang terjadi di perumahan MABM Kedamin Hilir. 
"Penyaluran air di perumahan di MABM memang belum normal. Setiap hari petugas kami nyuntik air disana, " katanya. 
Saini mengungkapkan, tidak lancarnya air di perumahan MABM Putussibau tersebut akibat pipa putus di Simpang Melapi terkena alat berat Exavator milik seorang developer. 
"Jadi pipa sejalur dari pompa yang sama itu jadi lemah, terutama yang ujung pipa dan tanah yang tinggi. Untuk di daerah Kedamin Hili yang masih tidak normal airnya yakni di jalan SMA Gang Sepakat Damai dan perumahan di MABM. Wilayah lain aman," jelasnya. 
Lanjut Saini, dirinya belum bisa memberikan kepastian kapan air di perumaham MABM tersebut berjalan normal, namun pihaknya berjanji akan secepatnya melakukan perbaikan. 
"Rencana kami kalau air depan jalan SMA 2 sudah kering, pipa mau di bongkar. kemarin air   lagi banyak, karna terus hujan, kemungkinan banyak endapan waktu tekanan lemah akibat bocor, sehingga pemulihan tekanan jadi sulit," pungkasnya. (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 6042003814048775263

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item