Isu Berkembang, Mayat Didalam Karung Diduga Dirampok dan Dibunuh

pena iklan
 
Jenazah Siti Hadijah saat ditemukan didalam karung, Jumat (7/2) 

Penakapuas.com - Ditemukan dalam kondisi meninggal dalam karung, Jumat (7/2), ternyata Siti Hadijah warga Lanjak Kecamatan Batang Lupar tersebut merupakan seorang pensiunan guru di SDN 01 Lanjak. 
Isu kematian korban pun mulai berkembang dimasyarakat setempat. Masyarakat setempat menduga jika korban tersebut diduga dirampok dan dibunuh. 
Hal ini disampaikan Fauzan warga Putussibau yang kebetulan berada di Lanjak sebelumnya ikut bersama warga mencari korban. "Isu yang berkembang dimasyarakat bahwa korban itu dirampok, karena perhiasan yang ada ditubuhnya menghilang dan wajah korban saat ditemukan kondisi lebam," katanya, Jumat (7/2)
Fauzan mengungkapkan, menurut informasi yang beredar dimasyarakat, sebelum korban dinyatakan hilang dan ditemukan meninggal, pada Kamis (6/2) korban seperti biasa berjualan kue keliling. Namun hingga sore harinya korban tidak pulang dan membuat keluarga khawatir. "Sehingga keluarga pun memutuskan untuk mencari korban," ucapnya. 
Lanjut Fauzan, saat ini korban sudah ada di Puskesmas Batang Lupar. Menurutnya korban akan dibawa ke Putussibau untuk divisum. "Tinggal menunggu kesepakatan dari keluarganya saja, apakah korban ini mau divisum atau tidak," jelasnya.
Sementara Petrus Kusnadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu mengatakan, bahwa jenazah dalam karung tersebut merupakan seorang pensiunan guru.
"Yang bersangkutan (mayat didalam karung) seorang pensiunan guru di SDN 01 Lanjak," katanya.
Ditambahkan Camat Batang Lupar membenarkan jika korban merupakan warganya dan berprofesi sebelumnya sebagai guru. "Dulu dia guru, sekarang tidak lagi," ucapnya. 
Hingga berita ini diturunkan, keterangan pihak kepolisian setempat belum bisa didapatkan sehingga motif kematian korban pun belum diketahui.  (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 93584843428971737

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item