Tiga Kecamatan di Perbatasan Indonesia - Malaysia Diserang DBD

pena iklan

Pelaksanaan fogging di Kecamatan Batang Lupar baru - baru. Diketahui di Kecamatan Batang Lupar sudah ada empat warga terserang DBD

Penakapuas.com - Tiga kecamatan di wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia diserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Ketiga kecamatan perbatasan yang terserang DBD tersebut diantaranya Kecamatan Batang Lupar, Badau dan Empanang. Munculnya penyakit yang ditimbulkan dari Nyamuk Aedes Aeygipti. 
" Badau ada 1 orang terkena DBD, Batang Lupar 4 orang dan Empanang 1 orang," kata Herberia Karosekali, Kabid P2P Dinkes Kapuas Hulu, Jumat (17/1). 
Herberia mengatakan, keenam korban yang terserang DBD sebelumnya sudah dibawa ke RSB Badau dan kondisi mereka pun sudah dinyatakan sembuh. 
"Kita pun sudah melakukan fogging terhadap daerah yang terkena DBD tersebut. Soalnya sebelum melakukan fogging, kami melakukan penyelidikan epidemiologi, gunanya ini adalah untuk mengetahui daerah terkena tersebut terkena DBD, apakah nyamuknya sudah menjadi penular penyakit atau tidak," ujarnya. 
Lanjut Herberia, peralihan musim dari kemarau ke musim penghujan yang terjadi saat ini rentan menimbulkan berbagai macam penyakit. Untuk masyarkat dihimbau untuk selalu waspada akan hal tersebut.
"Penyakit yang rentan menyerang masyarakat pada musim hujan ini Demam Berdarah Dengue (DBD)," ucapnya. 
Untuk itu, Dinas Kesehatan Kapuas Hulu gencar melaksanakan program Juru Pemantau Jentik (Jumatik) untuk mencegah sebaran penyakit DBD tersebut.
“Program Jumantik ini kita harapkan mampu menekan sebaran penyakit DBD dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk,” pungkasnya. (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 7845060539800057782

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item