Soal Pemekaran PKR, Nasir Tunggu Ajakan Gubernur Ketemu Presiden

pena iklan
 
Penakapuas.com - Pemekaran Provinsi Kapuas Raya (PKR) masih diperjuangkan meski sampai saat ini masih terhambat oleh moratorium di pusat.
Menurut Bupati Kapuas Hulu AM Nasir pemekaran PKR sangat didukung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji. 
"Kita sangat mendorong pemekaran PKR ini dan tentunya menunggu Gubernur mengajak Kepala Daerah di wilayah Timur Kalbar untuk bertemu Presiden membahas soal pemekaran PKR ini," katanya, Selasa (28/1)
Nasir sangat mengharapkan pemekaran PKR ini menjadi prioritas di Pemerintah Pusat, mengingat Kalbar ini belum pernah dimekarkan jika dibandingkan dengan daerah Jawa dan Papua. 
"Tapi saya yakin Gubernur kita  komitmen melakukan pemekaran PKR, karena tahun ini saja Gubernur sudah melakukan perencanaan pembentukan PKR dan tahun depan melakukan pembangunan gedung Gubernur," ujarnya. 
Sementara itu Erlinawati Nasir Anggota Komite III DPD RI Kalbar mengatakan, urusan soal pemekaran wilayah dalam hal ini pemekaran PKR menjadi urusan Komite I DPD RI. Namun meskipun dirinya berada di Komite yang berbeda, sebagai Anggota DPD RI Kalbar, dirinya sangat mengharapkan pemekaran PKR ini terealisasi, soalnya daerah pemekaran PKR ini ada beberapa kabupaten yang melaksanakan Pilkada. "Mudahan setelah Pilkada ini, pemekaran PKR bisa terwujud. Sehingga daerah yang dimekarkan pun lebih maju dan berkembang," jelasnya. 
Ditambahkan Hairudin Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Hulu  mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan penuh mengenai pembentukan Provinsi Kapuas Raya.
Menurutnya pembentukan Provinsi Kapuas Raya merupakan salah satu bentuk aspirasi masyarakat di wilayah timur Kalimantan Barat.
“Dengan adanya Provinsi Kapuas Raya maka akan memacu pembangunan di wilayah timur Kalimantan Barat sehingga diharapkan juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.  (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 5795651663277643891

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item