Tiga Proyek Jembatan Tak Tuntas Dikerjakan, Kontraktor Dijatuhi Sanksi Denda

pena iklan

Muhammad Kharby

Penakapuas.com- Tiga proyek pembangunan jembatan yang dibiayai dari APBD Kapuas Hulu 2019 dipastikan tidak akan selesai di tahun ini.
Pemkab Kapuas Hulu pun terpaksa menjatuhkan denda kepada pihak kontraktor yang mengerjakan proyek ini karena hingga batas akhir kontrak, pembangunan proyek jembatan ini tidak bisa diselesaikan.
Tiga proyek pembangunan jembatan yang tidak tuntas tersebut di antaranya adalah Jembatan Sungai Batang Tubuk Kalis yang dikerjakan oleh CV Agregat Multi Perkasa dengan pagu dana Rp6,7 Milyar, Jembatan Sungai Upak di Kecamatan Empanang pagu dana Rp6,7 Milyar oleh CV Ontas Karya dan jembatan Sungai Anggau oleh CV Cemara dengan pagu dana Rp7 Milyar.
"Ketiga perusahaan pekerjaanya diperpanjang dengan denda dan diperkirakan akan melewati anggaran 2019," kata Muhammad Kharby Kabid Bina Marga pada Dinas PU, Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kapuas Hulu,  Senin (23/12). 

Pria yang akrab disapa Bobi ini mengatakan, dibidangnya sendiri ada 16 paket pekerjaan yang terdiri dari 4 jembatan dan 12 proyek jalan dengan total pagu dana Rp110 Milyar. "Untuk pekerjaan jalan sendiri tidak masalah, banyak yang selesai. Hanya pekerjaan jembatan yang belum," ujarnya. 

Bobi menjelaskan, perpanjangan waktu yang diberikan oleh pihaknya kepada perusahaan maksimal 50 hari. Jika waktu perpanjangan ini diberikan, namun perusahaan tidak mampu untuk menyelesaikannya, maka akan diputus kontraknya. 
"Tapi saya yakin dengan waktu yang diberikan itu, perusahaan mampu menyelesaikan pekerjaannya," ucapnya. 

Lanjut Bobi, alasan ketiga perusahaan belum mampu menyelesaikan pembangunan jembatan sesuai kontrak diantaranya karena kesulitan memobilisasi material, curah hujan tinggi. Belum lagi proses pengiriman dan pemesanan rangka besi yang memakan waktu lama. "Untuk pemesanan dan pengiriman rangka besi jadi hampir 2-3 bulan. Sementara masa kontrak 6 bulan," tuturnya. 

Untuk itu Bobi mengingatkan, kepada perusahaan, meskipun mereka kerja dalam perpanjangan waktu, namun perusahaan tetap mengutamakan mutu pekerjaanya, tentunya harus sesuai tetap spesifikasi.

"Sementara untuk masyarakat yang mendapatkan pembangunan infrastruktur pemerintah, agar dapat menjaga dan merawatnya. Karena pemerintah tidak mungkin menggangarkan pembangunan serupa tiap tahun. Maka peran masyarakatnya sangat dibutuhkan," pungkasnya. (taufiq) 
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 2242005582236144890

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item