Pemkab Kapuas Hulu Lantik Pejabat Meninggal

pena iklan


Proses pelantikan 90 pejabat di Pemkab Kapuas Hulu beberapa waktu yang lalu 

Penakapuas.com- Pelantikan sejumlah pejabat jabatan tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2019 pada Jumat (20/12) lalu menyisakan cerita baru. Dari 90 pejabat yang dilantik langsung oleh Bupati Kapuas Hulu ternyata ditemukan, bahwa ada satu pejabat yang sudah meninggal namun tetap dilantik yakni atasnama Rujim yang sebelumnya menjabat  Kasubag Umum dan Aparatur di Kecamatan Silat Hilir dan dilantik menjadi Kasi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Silat Hilir .
"Kita kalau mau melantik sesorang itu tidak pernah memberi tahu. Jadi terkait satu orang yang dilantik yakni Rujim pegawai di Kecamatan Silat Hilir telah kita batalkan," kata Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir saat ditemui usai pelantikan Penjabat Sekda Kapuas Hulu di aula MABM Kapuas Hulu, Kamis (26/12). 
Bupati menegaskan, untuk pejabat yang sudah meninggal tersebut jangan sampai menerima tunjangan gaji dan untuk jabatan sementara yang bersangkutan tentunya kosong dan kemungkinan ada Pelaksana tugas.
Sementara itu Kuswandi Ketua DPRD Kapuas Hulu mengaku belum tahu ada informasi adanya pengangkatan pejabat yang meninggal. "Nanti kita cek soal itu, jangan sampai karena masalah ini hubungan kita jadi kurang harmonis. Soalnya baik legislatif maupun eksekutif tengah mempererat hubungan demi membangun Kapuas Hulu," ujarnya. 
Namun kata Kuswandi, jika nantinya informasi ini benar, tentunya pihaknya sangat menyayangkan kenapa hal ini bisa terjadi. Maka dirinya berharap agar masalah ini tidak terulang kembali. "Kita mengharapkan Pemkab Kapuas Hulu dapat selektif dalam mengangkat pejabat," tegasnya. 
Sementara itu Mawardi Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur pada BKPSDM Kabupaten Kapuas Hulu mengatakan, pihaknya baru mengetahui bahwa pejabat yang mereka lantik atas nama Rujim meninggal setelah habis pelantikan kemarin. 
"Dibahas pelantikan yang bersangkutan ini sejak 1 Oktober, sementara  dia meninggal tanggal 15 Oktober. Informasi itu kami tahu setelah habis pelantikan," ujarnya. 
Namun masalah ini sudah diselesaikan, pihaknya pun sudah meminta Camat Silat Hilir untuk membuat surat kematian yang bersangkutan. "Yang jelas masalah ini dikarenakan miss komunikasi. Lagipula tidak ada kerugian negara yang muncul dalam masalah ini. Soalnya yang bersangkutan juga belum menikmati gajinya," pungkasnya. (taufiq)

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 4510170678480116492

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item