Supardi Direktur PD Uncak Kapuas Ditahan

pena iklan

 

Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu saat menyerahkan Supardi Direktur PD Uncak Kapuas ke Rutan Putussibau, Jumat (8/11)

Penakapuas.com- Direktur Perusahaan Daerah (PD) Uncak Kapuas, Supardi secara resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu, Jumat (8/11). Penahanan Supardi terkait dugaan korupsi penyertaan modal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2015. 

"Kami tahan tersangka atas nama Supardi terkait kasus tindak pidana korupsi atas penyertaan modal yang tidak direalisasikan untuk pembangunan hotel," kata Kasi Pidsus Martino Andreas Manalu, ditemui di Rutan Putussibau. 

Manalu mengatakan, tersangka untuk sementara ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Putussibau pada Jumat (8/11), sekitar pukul 16.00 WIB.

Lanjut Manalu, terhadap penyertaan modal dari APBD Kapuas Hulu sebesar Rp9 milyar tersebut, tersangka tidak melaksanakan kegiatan fisik, namun dana tersebut di depositokan ke Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar).



"Harusnya dana penyertaan modal itu digunakan untuk pembangunan hotel sesuai peruntukannya, namun dana tersebut masuk dalam tabungan deposito dan bunganya digunakan tersangka untuk operasional pribadi," jelasnya. 

Manalu yang baru satu bulan menjabat sebagai Kasi Pidsus di Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu ini menjelaskan, dari bunga deposito tersebut tersangka tidak bisa mempertanggungjawabkan kurang lebih sebesar Rp500 juta yang dianggap sebagai kerugian negara.

Manalu yang saat itu di dampingi penyidik  dalam kasus tersebut  menyebutkan bahwa berdasarkan pasal yang disangkakan terhadap tersangka adalah primair pasal 2 ayat (1), Jo pasal 18 undang - undang nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana dirubah dengan undang - undang nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang - Undang nomor 31 Tahun 1999, Tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP, subsider pasal 3 Jo. Pasal 18 undang - undang nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang - Undang nomor 20 tahun 1999 tentang perubahan atas undang - undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP, lebih subsider pasal 9 Jo. Pasal 18 undang - undang nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan undang - undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang - undang nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo.pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Tersangka diancam lima tahun kurungan penjara atau lebih," pungkasnya. (taufiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 1587577737206279698

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item