Kasus Tipikor Penyertaan Modal PD Uncak Kapuas 2015, Bank Kalbar Ikut Diperiksa

pena iklan


Tim Kejaksaaan Negeri Kapuas Hulu saat menyerahkan tersangka kasus dugaan Tipikor penyertaan modal PD Uncak Kapuas ke Rutan Putussibau, Jumat (8/11)

Penakapuas.com- Kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Penyertaan modal sebesar Rp9 miliar kepada BUMD PD Uncak Kapuas  yang menyeret Direkturnya yakni Supardi ternyata Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu sudah memeriksa puluhan saksi. Salah satunya Bank Kalbar yang juga terlilit kasus ini. 

"Ada sekitar 20 orang yang kami periksa termasuk Bank Kalbar," kata Martino Manalu Kasi Pidsus Kejari Kapuas Hulu kemarin. 

Manulu menjelaskan, untuk sementara pihaknya baru menetapkan satu orang tersangka yaitu Direktur PD Uncak Kapuas, dan sudah ditahan.

"Bisa saja akan bertambah jumlah tersangka, tergantung hasil pengembangan hukum lebih lanjut," ucapnya.

Direktur PD Uncak Kapuas, Supardi telah ditahan ke Rutan Klas II B Putussibau karena terkait kasus tindak pidana korupsi atas penyertaan modal yang tidak direalisasikan untuk pembangunan hotel.

Dimana tersangka tidak melaksanakan kegiatan fisik, namun dana tersebut di depositokan ke Bank Kalbar di Kapuas Hulu. Harusnya dana itu, digunakan untuk pembangunan hotel sesuai peruntukannya. Kemudian dana tersebut, malah dimasukkan ke dalam tabungan deposito, dan bunganya digunakan tersangka untuk operasional pribadi.

Menyikapi kasus Tipikor yang menyeret Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Uncak Kapuas, Bupati Kapuas Hulu mengatakan, pihaknya menyerahkan kasus ini kepada hukum yang sedang berjalan.

"Pemkab tidak bisa menyiapkan kuasa hukum karena itu menyangkut Tipikor," ucapnya.

Lanjut Bupati, terkait kasus yang menimpa Direktur PD Uncak Kapuas atas nama Supardi, seharusnya tidak boleh memindahkan dana penyertaan modal yang bersumber dari APBD dari rekening perusahaan dipindahkan ke rekening pribadi. 

" Harusnya Bank Kalbar juga sebagai Bank pemerintah daerah tidak boleh melakukan itu, apa bedanya dengan bank yang lain, apalagi kalau hanya sekedar mengambil bunga, uang Pemerintah tidak boleh dibungakan pindah rekening," tegasnya. 

Sambung Bupati, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu memang melakukan penyertaan modal terhadap PD Uncak Kapuas dengan tujuan untuk pembangunan hotel. Menurutnya, pembangunan hotel terkendala oleh berbagai faktor, salah satunya aturan yang selalu berubah, pembenahan perusahaan persyaratan dan sebagainya. 

"Pemerintah daerah akan meminta pertimbangan hukum dan akan menyurati pihak kejaksaan terkait kelanjutan pembangunan hotel," pungkasnya. (taufiq )

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 1175261691166989470

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item