Diduga Pemalsuan Dokumen, Agustinus Sawing Narang Ditahan Polisi

pena iklan


Lokasi sengketa tanah yang berada di Desa Pala Pulau Kecamatan Putussibau Utara ini tak kunjung selesai proses hukumnya dari 2006. Akibat kasus sengketa tanah ini beberapa pejabat, pengusaha hingga mantan Bupati Kapuas Hulu tersandung hukum.   

Penakapuas.com- Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu beberapa waktu lalu telah melaporkan kasus pemalsuan dokumen tanah ke Polres Kapuas Hulu. Laporan ini bermuara dari sengketa tanah dalam proyek pembangunan komplek pemerintahan di Desa Pala Pulau Kecamatan Putussibau Utara tahun 2006 silam, tanah yang dilakukan pembangunan oleh Pemda Kapuas Hulu diklaim oleh beberapa warga. Salah satu warga yang mengklaim adalah seorang pria bernama Agustinus Sawing Narang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Agustinus Sawing Narang telah ditahan Polres Kapuas Hulu, Selasa (12/11). Dia di jemput petugas kepolisian di Pontianak dan dibawa Polres Kapuas Hulu. Hal ini diduga kuat merupakan tindaklanjut dari laporan pemalsuan dokumen yang dilaporkan oleh Pemda Kapuas Hulu. Penahanan Agustinus Sawing Narang sendiri dibenarkan oleh Polres Kapuas Hulu. "Terkait penahanan Agustinus Sawing Narang memang benar," kata Iptu Siko, Kasat Reksrim Polres Kapuas Hulu, Selasa (12/11).

Terkait dengan proses hukum lebih lanjut dari penahanan tersebut, Kasat Reskrim masih enggan berkomentar. Ia menjelaskan berikutnya akan ada penjelasan resmi dari pihaknya. "Nanti ada rilisnya," ucapnya. 

Sementara itu Elisabet Roslin Kabag Hukum Setda Kapuas Hulu mengungkapkan, terkait dengan laporan pemalsuan dokumen ke Polres Kapuas Hulu itu merupakan salah satu proses hukum dari kasus pengadaan tanah di tahun 2006. Kasus tersebut berjalan dari sisi hukum perdata, PTUN serta hukum pidana. 

"Terkait dengan laporan pemalsuan dokumen oleh Agistinus Sawing Narang dan beberapa orang lainnya ke Polres Kapuas Hulu, ini dari sisi hukum pidananya," ujarnya. 

Ditambahkan Adji Winursito Kepala Bagian Pertanahan Setda Pemkab Kapuas Hulu mengatakan, Pemda Kapuas Hulu melalui Bagian Hukum dan Bagian Pertanahan memang telah melaporkan terkait pemalsuan dokumen ke Polres Kapuas Hulu. "Tahun 2017 awalnya kami lapor namun masih belum ada progres jadi tahun 2019 dilaporkan lagi," paparnya.

Terkait status tanah dari proses hukum yang berjalan, kata Adji ada 9 warga yang bersengketa dengan Pemda Kapuas Hulu. Dari proses hukum di PTUN, Pemda Kapuas Hulu menang atas 9 warga yang punya sertifikat diatas tanah yang disengketakan tersebut. "Dari peradilan PTUN itu Pemda menang hingga tingkat kasasi, kemudian ada rekomendasi agar sertifikat sembilan warga tersebut dibatalkan atau dicabut," paparnya.

Dari sisi proses hukum perdata, Pemda Kapuas Hulu juga rebutan tentang legalitas tanah. Pada proses hukum ini Pemda Kapuas Hulu menang atas 3 warga tersebut, sisanya masih proses kasasi. "Kalau di perdata, info dari kuasa hukum Pemda Kapuas Hulu ada tiga sudah menang kemudian enam kita lanjut kasasi," ujarnya. 

Berikutnya pada sisi hukum pidana, kata Adji, Pemda Kapuas Hulu telah melapor mantan Kepala BPN, Hifni dan 9 warga. Laporan pada tahun 2017 terkait penggunaan dokumen palsu tahun 1969, laporan tersebut juga dilakukan kembali di tahun 2019. Dari laporan itu Hifni sudah ditahan, kemudian untuk 9 warga masih sedang berproses. "Terkait info penangkapan warga berinisial Agustinus Sawing Narang tadi, detailnya bukan wewenang kami bisa dikonfirmasi lagi ke Polres Kapuas Hulu," tuntasnya.

Sebagai informasi tambahan, polemik sengketa tanah di desa Pala Pulau Kecamatan Putussibau Utara, kabupaten Kapuas Hulu juga telah masuk ke proses hukum Tindak Pidana Korupsi. Sejumlah pejabat Pemda Kapuas Hulu yang tergabung dalam tim 9 pengadaan tanah tersebut telah diproses hukum dan sebagian telah melewati masa hukuman. Demikian pula pengusaha yang terkait serta mantan Kepala Desa Pala Pulau. Bahkan saat ini mantan Bupati Kapuas Hulu yang menjabat saat itu, Abang Tambul Husein, masih menempuh proses hukum di pengadilan Tipikor Kalbar terkait permasalahan tanah di desa Pala Pulau. (taufiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 3481937070914556405

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item