4,5 Ton Batu Antimoni Dimusnahkan Kejari Kapuas Hulu

pena iklan


Proses pemusnahan barang bukti batu antimoni di belakang kantor Kejari Kapuas Hulu, Kamis (22/11).

Penakapuas.com- Sebanyak 4,5 ton batu jenis antimoni dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu. Pemusnahan barang bukti  ini merupakan kasus tindak pidana Kepabeanan yang perkaranya sudah Inkrah pada Mei 2019. 

Pemusnahan barang bukti dilakukan dibelakang kantor Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu dengan cara dicor semen. Pemusnahan antimoni pun disaksikan oleh pejabat Pengadilan Negeri Putussibau, pejabat Bea dan Cukai Nanga Badau dan warga setempat, Kamis (21/11). 

"Barang bukti ada 4,5 ton dengan tiga tersangka yakni Mahadi, Saparudin dan Rindayudi," kata Slamet Riyanto Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu disela-sela pemusnahan barang bukti batu antimoni. 

Slamet mengungkapkan, ketiga tersangka terancam pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama 10 tahun serta denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp5 milyar. 

"Berdasarkan putusan PN Putussibau terhadap ketiga pelaku perjara tindak pidana Kepabeanan menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dan denda sebesar Rp100 juta subsidair 1 bulan, bahwa terhadap terpidana sudah dilakukan eksekusi pidana badan tanggal 17 Juni 2019," jelasnya.  


Pemusnahan barang bukti penyelundupan batu antimony di Kejari Kapuas Hulu, Kamis (21/11)

Lanjut Slamet, sedangkan terhadap barang bukti batu antimony sejumlah 182 karung dengan 5.590 Kg berdasarkan putusan PN nomor putusan No 32/Pid.Sus/2019/PN.PTS tanggal 28 Mei 2019 dinyatakan dirampas untuk dimusnahkan. 

Berita sebelumnya pihak keamanan di Perbatasan Indonesia-Malaysia Wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, yaitu Tim gabungan TNI Pamtas dan Polsek Badau telah berhasil menggagalkan penyelundupan batu yang diduga jenis antimoni seberat 4,5 ton ke Malaysia bulan Nopember 2018. 

Satu unit truk yang mengangkut bongkahan batu antimoni secara ilegal itu ditangkap di jalan tidak resmi di Desa Sebindang, Kecamatan Badau. 

Kendaraan jenis dump truk itu diamankan bersama sopirnya bernama Rinda Yudi (24) sekitar pukul 09.00 WIB, ketika tim gabungan TNI Pamtas bersama kepolisian Polres Kapuas Hulu melakukan patroli bersama di jalan tidak resmi.

Batu antimoni itu berasal dari daerah Riam Menggelai, Kecamatan Boyan Tanjung yang diangkut ke Putussibau, dan kemudian dibawa ke perbatasan untuk diselundupkan ke Negara Malaysia. (taufiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 1381169537646196367

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item