Tak Ada Pembeli, Petani Kratom Mulai Mengeluh

pena iklan


Salah seorang petani kratom Putusssibau Selatan berada di kebunnya, menunjukan kebun kratom miliknya yang sudah siap panen, namun karena tidak ada pembeli sehingga dibiarkan. 

Penakapuas.com- Belakangan ini sejumlah petani kratom di Kabupaten Kapuas Hulu mengeluhkan tidak adanya pembeli, kondisi tersebut sudah dua bulan terakhir dialami oleh para petani.

Petani Kratom Putussibau Selatan,  Ilyas menyampaikan,  akibat tidak adanya pembeli kratom dirinya merasa merugi. Untuk itu,  ia berharap kondisi tersebut dapat segera teratasi oleh Pemerintah agar perekonomian masyarakat kembali stabil.

"Kratom saat ini sudah banyak yang siap dipanen,  namun kami lebih memilih tidak memanen karena tidak adanya pembeli," katanya, Selasa (8/10)

Diakuinya, saat ini kondisi perekonomian warga sedang macet,  dimana para petani kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup,  pendidikan dan kesehatan. 

"Kratom merupakan komoditi andalan masyarakat saat ini,  jika kratom ditutup masyarakat tidak memiliki alternatif usaha lain lagi, akibatnya bisa berdampak pada angka kriminalitas yang tinggi," timpalnya.

Apalagi kata Ilyas, saat ini harga sejumlah barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga.

"Sudah dua bulan terakhir kita bertahan dengan kondisi sulit ini," ucapnya.

Senada disampaikan petani lainnya,  Ambo menyampaikan, jika nantinya tanaman kratom dilarang dirinya tetap akan mempertahankan tumbuhan tersebut tetap ditanam, karena batangnya bisa digunakan untuk bahan meubel dan penghijauan pantai akibat abrasi sungai. 

"Kami sudah menghabiskan modal yang besar untuk menanam kratom ini,"ujarnya.

Menurut dia, macetnya pembelian kratom ini merupakan dampak dari isu larangan kratom yang selalu dikemukakan,  sebelumnya perekonomian masyarakat masih tetap stabil.

"Jika kratom dilarang kita minta Pemerintah menyediakan komoditi penggantinya," harapnya. 

Petani kratom lainnya, Jele menuturkan,  kratom dirasakan sangat membantu, dimana melalui usaha budidaya kratom, di usia tuanya mampu hidup secara mandiri.

"Saya tidak bergantung hidup dengan anak saya bisa mandiri,  saya minta pemerintah mengupayakan legalitas kratom karena kami petani kecil ini taunya hanya bertani saja," pungkasnya. (taufiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 1537488171370983921

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item