Kualitas Informasi Publik Kapuas Hulu Masuk Zona Hijau

pena iklan


Kegiatan monev internal informasi publik yang diadakan Diskominfo dan Statistik Kapuas Hulu, Rabu (11/9)


Penakapuas.com - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo dan Statistik) Kapuas Hulu mengadakan monitoring dan evaluasi (Monev) internal pengelolaan informasi publik bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kapuas Hulu, Rabu (11/9). Kegiatan yang diadakan di aula Inspektorat Kapuas Hulu itupun dibuka Pejabat Sekda Kapuas Hulu, H. Sarbani M.A.P.

 

Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Kapuas Hulu, H.Ir. Istiwa, M.Si, mengatakan bahwa kegiatan monev tersebut merupakan persiapan penilaian keterbukaan informasi publik Pemda Kapuas Hulu. Penilaian tersebut hasilnya akan diumumkan di Pontianak oleh lembaga terkait, bersamaan dengan hasil penilaian semua kabupaten atau kota di Kalbar.

"Tahun 2018 lalu Kapuas Hulu berada di zona hijau untuk informasi publik, kita dapat ranking 4 dari kabupaten kota se Kalbar. Ini jangan sampai turun ke zona kuning, sebab itu kita harus sepakat meningkatkan kualitas informasi publik bersama-sama," ujar Istiwa dihadapan para Sekretasi OPD Kapuas Hulu yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kemudian, Istiwa juga menjelaskan bahwa informasi publik adalah bagian dari pelayanan publik yg merupaka unsur standar pelayanan minimal di Kapuas Hulu. Sebab itu mulai dari internal Dinas Kominfo dan Statistik sendiri programnya telah berorientasi pada pelayanan publik tersebut. "Kami hampir semua dana mengarah ke pelayanan publik, ada yang sifatnya langsung, ada porpose sementara," ujarnya.

Diskominfo dan Statistik Kapuas Hulu telah membuat program internet gratis di kantor, dan nanti akan ditambah satu lagi lokasinya. Kemudian memaksimalkan internet desa dari dana Pemerintah Pusat. "Ada juga pemberian informasi Pemda dari web, radio, tv kabel termasuk dari medsos dan lainnya," ucapnya. 

Untuk penyaluran informasi pemda, web pada masing-masing OPD sudah aktif, hanya dua OPD baru saja yang belum. "Kedepan informasi Pemda perlu disajikan sesuai tuntutan masyarakat. Dalam era digital ini kita manfaatkan akses internet untuk sampaikan pelayanan pemerintahan secara cepat," ucapnya.

 

Sekda Kapuas Hulu, Sarbani menuturkan bahwa informasi publik memang jadi atensi Bupati. Bupati sudah menegaskan ke seluruh OPD agar memaksimalkan website untuk informasi publik tersebut. "Ini harus kita kerjakan, karena ini bagian dari pengejaran target Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP)  juga," ujarnya.

Menurut Sekda, penyajian informasi masih ada keterbatasan, kadang juga kurang seragam padahal itu informasi internal. Contohnya luasan wilayah, ini harusnya diseragamkan sama dikeluarkan setiap OPD.

"Info publik memang kita di ranking 4 tahun lalu, ini harus naik lagi. Sejauh ini saya lihat OPD sudah siap untuk menghasilkan informasi publik yang lebih baik lagi," ujar Sekda.

Terkait perkembangan konten informasi, Sekda mengatakan ada peningkatan konten. Konten berita yang awalnya hanya 105 berita, kemudian ditarget pada SAKIP sekitar 200 lebih. Sekarang jumlah berita yang diterima lebih dari target SAKIP.

Namun, kata Sekda, berita Pemda jangan sekedar memenuhi syarat tetapi juga harus akurat, jangan ada yang salah. "Dengan begitu kita berikan informasi yang tepat ke masyarakat dan pimpinan," papar Sekda.

Untuk meningkatkan kualitas informasi publik tersebut maka Monev Internal ini harus dimanfaatkan oleh setiap OPD. Gali informasi yang dibutuhkan kepada narasumber yang ada.

"Monev ini ada quesioner, kalau opd kurang paham tanyakan langsung ke narasumber. Mereka pakarnya," tuntas Sekda.

 

Narasumber dalam kegiatan monev internal informasi publik yang diadakan Diskominfo dan Statistik Kapuas Hulu ini adalah Komisi Informasi Kalimantan Barat. Ada dua komisioner Komisi Informasi Kalbar yang hadir yaitu, Rospita Vici Paulyn, ST (Mediator komisioner Koorbid Advokasi, Sosialisasi & Edukasi) dan Lufty Faurusal Hasan, SP (Komisioner Koorbid Kerjasama & Hubungan Antar Lembaga). (anes)

 

Advertisement

Related

Berita 8841743484222673358

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item