Kasus Penganiayaan Karyawan Rumah Makan Dahrizal: Istri Saya Salah, Saya Minta Maaf

pena iklan


Desi korban dugaan penganiayaan pleh majikannya kini masih terbaring lemah di RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau, Senin (23/9)

Penakapuas.com-  Dahrizal suami pelaku penganiayaan terhadap Desi karyawan rumah makan Alam Minang di Putussibau akhirnya angkat bicara terhadap kasus yang menimpa istrinya Agusmiati. 

Dirinya pun mengakui apa yang dilakukan istrinya kepada Desi adalah suatu kehilafan sehingga dirinya memohon maaf atas apa yang dilakukan oleh istrinya. "Terutama kepada Desi, keluarga korban dan masyarakat Kapuas Hulu saya mohon maaf atas kejadian ini," katanya, saat ditemui di Putussibau, Senin (23/9). 

Dahrizal juga memohon maaf juga kepada masyarakat Padang yang berada di Putussibau ini, akibat tingkah laku istrinya, masyarakat Padang juga merasa terusik dan terganggu dengan berita yang sudah berkembang di masyarakat.  

Dahrizal warga Asli Padang Sumatra Barat ini mengatakan, sebagai suami, dirinya siap bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatan Desi. Sehingga dirinya pun berjanji akan memberikan pengobatan terbaik kepada Desi hingga sembuh.

 "Saat ini untuk pengobatan semuanya kita yang tanggung, karena Desi ini sudah saya anggap seperti anak saya sendiri. Sudah setahun lebih dia ikut kerja sama kami," ujarnya. 

Lanjut Dahrizal, selama ini dirinya juga selalu mengingatkan kepada istrinya untuk memberikan perhatian kepada Desi selama bekerja, karena menurutnya Desi ini kerjanya baik dan tidak banyak tingkah. "Tapi saya kurang tahu juga bagaimana penganiayaanl tersebut bisa terjadi, karena saat kejadian saya lagi di Badau," jelasnya. 

Atas kejadian ini, dirinya sangat berharap kepada pihak keluarga korban agar dapat masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan. Terutama pihak keluarga korban dapat mempertimbangkan keadaan istrinya yang memiliki anak kecil yang menyusui. 

"Istri saya memang salah dan kini dia sudaj dipenjara. Tapi saya mohon pertimbangannya, kasihan anak saya harus pisah dengan ibunya sementara anak saya ini susu badan ibunya. Saya mohon pertimbangannya," sedihnya. 

Sementara itu Abang Hamzar warga Putussibau mengatakan, masyarakat Kapuas Hulu jangan terlalu cepat memvonis orang tersebut bersalah. "Saat inikan kasus dugaan penganiayaan terhadap Desi sudah diproses penegak hukum. Biarkan mereka bekerja," ujarnya. 

Sebagai masyarakat yang cerdas, kata Abang Hamzar, sebaiknya masyarakat Kapuas Hulu percaya dengan kinerja aparat hukum dalam menangani kasus ini. 

Kasus ini menurutnya sudah menyebar di media sosial dan berbagai komentar negatif diberikan kepada pelaku. Sebagai masyarakat dirinya cukup prihatin terhadap kasus yang menimpa korban maupun pelaku. 

 "Seharusnya sebagai masyarakat kita berkomentar yang bijak dan jangan memperkeruh suasana sehingga membuat kondisi di Kapuas Hulu ini tidak aman," pungkasnya. (taufiq) 


Advertisement

Related

Kapuas Hulu 1071701502606521444

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item