Kasus Dugaan Tipikor di Kapuas Hulu, Tim Penyidik Kejati Kalbar Periksa 17 Saksi

pena iklan


Mustaan (baju putih) salah satu anggota tim 9 yang terlibat dalam kasus tersebut ikut dipanggil oleh penyidik Kejati Kalbar, Selasa (10/9)

Penakapuas.com- Sedikitnya 17 orang dipanggil sebagai saksi oleh tim penyidik Kejati Kalbar. Pemangilan mereka lakukan di Kejari Kapuas Hulu, Selasa (10/9). Dipanggilnya 17 saksi tersebut terkait dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah pembangunan perumahan dinas Pemkab Kapuas Hulu tahun 2006.

Saksi yang dipanggil mulai dari mantan Kades Pala Pulau Antonius,  Sjahrial mantan Plt Sekda Kapuas Hulu, Mustaan salah satu Tim 9 dalam proyek tersebut, pegawai BPN Kapuas Hulu dan beberapa ASN Kapuas Hulu lainnya. 

Hingga kini pemeriksaan masih berlangsung di Kejari Kapuas Hulu.  Diketahui sedikitnya enam orang penyidik dari Kejati Kalbar melakukan pemeriksaan terhadap belasan saksi tersebut.

Sebelumnya diberitakan bahwa Abang Kandung Bupati  Kapuas Hulu AM Nasir yakni Abang Tambul Husein ditetapkan jadi tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat baru-baru ini.  

"Terhadap mantan Bupati Kapuas Hulu atas nama Abang Tambul Husin sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Pidana Khusus Kejati Kalbar," kata Kasi Penkum Kejati Kalbar Pantja Edy Kurniawan, Selasa (10/9). 

Pantja mengatakan, penetapan Abang Tambul Husin sebagai tersangka berkaitan dengan tim sembilan pengadaan tanah pembangunan perumahan dinas Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2006.

" Yang jelas penyidik sudah menetapkan sebagai tersangka dan saat ini masih penyidikan terhadap saksi-saksi," ucapnya.

Sementara itu berdasarkan data yang di peroleh dillapangan, terkait kasus tersebut sudah ada beberapa tim sembilan yang telah diproses hukum diantaranya Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kapuas Hulu, Wan Mansor, mantan Camat Putussibau Utara, Mauluddin, dan mantan Kepala Kantor Pertanahan Kapuas Hulu, M Arifin.

Selain itu penyedia jasa atau kontraktor atas nama Daniel alias Ateng, mantan Kepala Desa Pala Pulau Antonius, kemudian RA Sungkalang. 

Bahkan infomasi penetapan tersangka Abang kandung Bupati Kapuas Hulu sudah menyebar di media sosial. 

Sementara itu Kasi Pidsus Kejari Kapuas Hulu Ricki mengatakan kasus ini sudah dilakukan penyidikan oleh Kejati Kalbar.

"Kalau saya tidak salah ingat informasi aja yang saya berikan pada intinya Penyidikan dilakukan Oleh Kejati Kalbar" pungkasnya via WA. 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 8409110576077265162

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item