Hari Kelima Operasi Patuh Kapuas 2019, Pelanggaran Didominasi Anak Bawah umur

pena iklan

 

Operasi Patuh Kapuas 2019 yang dilakukan oleh Polres Kapuas Hulu 

Penakapuas.com-Operasi Patuh Kapuas 2019 di Bumi Uncak telah memasuki hari kelima. Ratusan pengendara terkena tilang polisi, lantaran melanggar peraturan berlalu lintas.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP RS Handoyo melalui Kasatlantas Polres Kapuas Hulu AKP Sukma Prananta mengatakan, sebanyak 386 pengendara baik pengendara roda dua maupun roda empat, ditilang dalam operasi ini dan 120 pengendara diberi teguran. 

"Pelanggaran lebih didominasi oleh anak dibawah umur, dimana usianya dari 15-17 tahun," katanya, Senin (2/9). 

Sukma mengatakan, dilihat dari jumlah tilang ini, kesadaran masyarakat Kapuas Hulu masih rendah dalam mentatati lalin. Maka kedepan pihaknya tetap mengupayakan bagaimana menyadarkan masyarakat dalam berlalin. 

Apalagi kata Sukma, dirinya sangat menyayangkan sekali dalam operasi patuh Kapuas 2019 ini banyak ditemukan anak yang membawa kendaraan bermotor. Padahal ini sangat membahayakan keselamatan anak itu sendiri. Tentunya ini menunjukan kurangnya perhatian orang tua terhadap anaknya.

 "Kedepannya kita sangat berharap untuk orang tua tidak memberikan kendaraaanya kepada anaknya, karena ini sangat berbahaya," tuturnya. 

Sukma pun memaparkan jenis-jenis pelanggaran pada Operasi Patuh Kapuas 2019 kali ini ada delapan jenis pelanggaran yang menjadi sasaran utama yakni tidak menggunakan helm, berlawanan arah, tidak melengkapi surat menyurat, penggunaan seat balt, pengendara mabuk, pelanggaran rambu lalu lintas dan anak dibawah umur. 

"Namun disini kami bukan hanya menilang. Agar tujuan utama operasi ini dapat terwujud, kami juga melakukan tindakan preemtif dan preventif," ungkapnya. 

Lanjut Sukma, tujuan dari operasi ini sendiri untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat mengenai pentingnya menaati peraturan lalu lintas (lalin), seperti kelengkapan berkendara dan pemahaman tentang rambu lalin.

“Kemudian operasi ini juga bertujuan mengurangi angka kecelakaan lalin. Dan termasuk menekan pelanggaran yang mempunyai resiko fatalitas korban kecelakaan lalin,” pungkas pria asal Bangka Belitung ini. (fiq) 


Advertisement

Related

Kapuas Hulu 8163113157753862496

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item