Baru 30 Persen BRS di Kapuas Hulu Dikerjakan

pena iklan

 



Penakapuas.com- Hampir Rp3 miliar pemerintah pusat mengucurkan dana untuk perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Bumi Uncak Kapuas melalui program Bantuan Rumah Swadaya (BRS) pada tahun 2019 ini. Sedikitnya ada 170 rumah di Bumi Uncak Kapuas yang akan mendapatkan BRS. 

"Saat ini pengerjaanya sudah mencapai 30-40 persen. Akhir tahun ini dipastikan pengerjaan RTLH ini selesai," kata Fahrurozi Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Kapuas Hulu,  Senin (2/9). 

Fahrurozi mengatakan, dari 170 unit rumah yang mendapatkan BRS tersebut terbagi beberapa desa diantaranya Desa Suka Maju Kecamatan Mentebah 25 unit, Desa Hulu Pengkadan 25 unot, Desa Mujan Boyan Tanjung 15 unit, Desa Boyan Tanjung 15 unit, desa Mubung Hulu Gurung 18 unit, Desa Nanga Jemah Boyan tanjung 15 unit, Desa Nanga Palin Embaloh Hilir 17  unit dan Desa Tamao Embaloh Hulu 20 unit. 

" Ada juga 20 rumah yang dananya dari aspirasi Dewan Kapuas Hulu," tuturnya. 

Lanjut Fahrurozi, untuk penerima BRS sendiri ada beberapa syarat yang harus mereka lengkapi untuk menerima bantuan ini, seperti tanah mereka harus sesuai SKT penerima bantuan, penerima bantuan harus berpenghasilan rendah, rumahnya tak layak dari segi kesehatan dan lainnya.  

Untuk penerima BRS ini akan mendapatkan dana sebesar Rp17,5 juta, namun tidak diberikan secara tunai. Melainlan berupa bahan bangunan. "Sebenarnya yang mereka terima itu nilai bahan bangunannya sebesar Rp15 juta, sementara Rp2,5 juta itu untuk ongkos tukang," ucapnya. 

Sambungnya, untuk di Kapuas Hulu sendiri sebenarnya masih banyak RTLH yang perlu direhab, maka dari itu melalui program BRS ini bisa mengentaskan kemiskinan. "Jangan dipelosok-pelosok, didalam kota saja kita masih ada RTLH yang perlu kita rehab," pungkasnya. (fiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 7539714278137811698

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item