Pemda Kapuas Hulu Kirim Warga Gangguan Jiwa ke Singkawang

pena iklan


Petugas dari Dinsos, Satpol PP dan Dinkes KH mendampingi Adi yang akan dihantar ke RSJ Singkawang. Keberangkatan Adi dari RSUD Putussibau, Kamis (8/8)

Penakapuas.com- Sepekan terakhir warga kecamatan Putussibau Utara, tepatnya di daerah Dogom diteror seorang warga yang mengalami gangguan jiwa. Hal itu pun diadukan warga ke pihak Satpol PP Kapuas Hulu dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Kapuas Hulu. Akhirnya Pemerintah Daerah Kapuas Hulu pun mengirimkan warga yang mengalami gangguan jiwa tersebut ke Rumah Sakit Jiwa di Singkawang.

Kasiops Satpol PP, Azmiyansyah mengatakan warga yang mengalami gangguan jiwa dan dikirimkan ke Singkawang tersebut bernama Adi. Sebelum pemberangkatan tersebut, Adi telah dilaporkan warga sekitar Dogom dan Kampung Prajurit, karena sering meneror warga dengan menggedor-gedor rumah warga setiap malam. Selain itu Adi juga sering didapati melepas ternak warga. "Hal ini membuat resah warga, jadi kami berkomunikasi dengan keluarga yang bersangkutan untuk diamankan dan diurus untuk perawatannya ke RSJ Singkawang," ujarnya, saat mengurus keberangkatan Adi ke Singkawang, di RSUD Putussibau, Kamis (8/8).

Azmi menuturkan, kondisi Adi memang kurang sehat. Salah satu jari tengahnya mengalami infeksi dan terpaksa dilakukan amputasi oleh pihak RSUD Putussibau. "Adi ini dirawat di RSUD Putussibau itu sudah seminggu, setelah tanggannya sembuh baru dibolehkan dihantar ke RSJ Singkawang, yaitu hari ini," paparnya.

Untuk mengamankan Adi selama perjalanan ke RSJ Singkawang, kata Azmi ada dua anggotanya ikut dalam ambulan yang membawanya. "Selain petugas kami dua orang, ada juga dua orang dari perawat puksesmas serta satu keluarga yang bersangkutan. Mereka berangkat dengan ambulan milik Puskesmas Putussibau Utara," terangnya.

Sementara itu pegawai Bidang Sosial, Dinsos P3AP2KB Kapuas Hulu, Eva menuturkan keberangkatan dan pengobatan Adi di RSJ Singkawang ditanggung Pemkab Kapuas Hulu. "Untuk Adi ini sudah ada surat dari Sekda, karena dia ditanggung oleh Pemda Kapuas Hulu," ujarnya.

Sejak awal 2019 hingga saat ini, kata Eva sudah 18 warga yang mengalami gangguan jiwa dikirim ke Singkawang. Selanjutnya akan adalagi yang bakal diberangkatkan ke sana. "Ada 4 orang lagi yang masih dilengkapi berkasnya dan akan diberangkatkan juga. Sampai sekarang sekitar 20an lebih warga kita yang dirawat disana," paparnya.

Terkait pengurusan warga yang mengalami gangguan jiwa, kata Eva, Dinsos ada jadwal rutin untuk menjemput warga yang sudah sehat dari pengobatan di Singkawang. Dalam setahu ada dua kali penjemputan karena biasanya enambulan perawatan ada yang sudah sembuh. "Kita jemput gunakan bus. Februari kemaren sudah ada yang kami jemput beberapa orang," tuturnya.

Bagi yang sembuh, kata Eva, tidak semuanya lalu waras kembali. Terkadang ada kambuh dan kembali harus dirawat di RSJ Singkawang. "Ada beberapa yang kembali dirawat, itu karena habis obat biasanya," pungkasnya (anes)

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 1735478101870509733

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item