Digugat Dokter Umum, Bupati Kapuas Hulu Tegaskan Sanksi Sesuai Prosedur

pena iklan



Penakapuas.com- Baru-baru ini Bupati Kapuas Hulu AM Nasir digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pontianak oleh seorang dokter umum di RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau yakni dr Ismawan. 

Digugatnya Bupati Kapuas Hulu ke PTUN Pontianak disebabkan karena yang bersangkutan tidak terima terkena sanksi berat mulai dari penurunan pangkat hingga pengurangan gaji selama tiga tahun karena dianggap melakukan pelanggaran. 

Menyikapi adanya gugatan PTUN yang dilakukan oleh dr Ismawan tersebut, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir menanggapi, bahwa apa yang dilakukannya sudah sesuai prosedur. "Sanksi yang saya berikan sudah sesuai prosedur, itu pun sudah sesuai menurut ombudsman, KASN dan BKN," katanya melalui ajudannya, Senin (26/8). 

Sebelumnya dalam Surat Keputusan Bupati Kapuas Hulu Nomor 862/014/BKS/D2KP-B, tanggal 20 Mei 2019, tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Kapuas Hulu Nomor 862/26/BKS/D2KP-B tanggal 27 Agustus 2018 memberi sanksi disiplin berat kepada dr Ismawan Adrianto berupa, penurunan pangkat berikut pengurangan gaji selama tiga tahun.

Dalam SK Bupati tersebut disebutkan dokter umum tersebut melakukan pelanggaran disiplin berat kepada Ismawan karena dinilai melakukan pelanggaran. Berupa tidak masuk kerja. Sehingga Ismawan dianggap melanggar Peraturan Pemerintah (PP). Nomor: 53 Tahun 2010. Tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil

Sementara itu Harisson Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu menanggapi gugatan yang dilakukan oleh dr Ismawan kepada Pemkab Kapuas Hulu menurutnya, apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab Kapuas Hulu dalam hal ini Bupati yang menjatuhkan hukuman disiplin terhadap yang bersangkutan  sudah sesuai prosedur.

"Dan masalah ini sudah dibahas sampai ke ombudsman bahkan KASN karena pengaduan yang bersangkutan. Hasil pembahasan itu Pemda Kapuas Hulu dinyatakan telah mengikuti prosedur penjatuhan hukuman disiplin terhadap yang bersangkutan sesuai prosedur," pungkasnya. 

Sidang perdana gugatan pada Jumat (23/8) pagi kemarin dengan agendanya pemeriksaan berkas perkara oleh majelis hakim PTUN digelar tertutup. (fiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 7049510853839270924

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item