Diduga Bakar Lahan, Petani di Kapuas Hulu Diamankan Polisi

pena iklan



Penakapuas.com- PU (31) seorang petani asal Desa Pulau Nanak, Kecamatan Embaloh Hulu diduga melakukan melakukan pembakaran lahan dan hutan di wilayahnya. Yang bersangkutan terpaksa diamankan polisi, karena terkait kasus kebakaran hutan dan lahan yang dilakukannya belum lama ini. 

"Pelaku membakar lahan dan api membesar menghanguskan juga lahan yang orang lain di Dusun Talas, Desa Pulau Manak, Kecamatan Embaloh Hulu," kata Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo melalui Kasatreskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Siko kemarin. 

 Siko menjelaskan, lahan yang terbakar itu sekitar dua hektar yang termasuk juga lahan milik orang lain. Api dengan cepat membesar, meski pun berhasil di padamkan namun api hidup kembali sehingga menghanguskan lahan lainnya. 

 Siko mengatakan, tersangka melanggar undang - undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yaitu pasal 108 Jo pasal 69 ayat 1 (satu) dengan ancaman kurungan penjara paling singkat tiga tahun penjara dan paling lama 10 tahun penjara dengan denda paling sedikit Rp3 milyar dan paling banyak Rp10 miliar.

"Saat ini pelaku di proses hukum dengan barang bukti tiga potongan kayu sisa pembakaran lahan yang dilakukan tersangka. Jadi untuk tersangka kami proses hukum sesuai aturan yang berlaku, karena itu termasuk pidana di bidang Karhutla," pungkasnya. (fiq)

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 6781801040556598590

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item